LUWU UTARA — Pusat gempa bumi yang terjadi pukul 07.32 WIB itu berlokasi di koordinat 2.02 Lintang Selatan dan 120.69 Bujur Timur. BMKG menyebut episenter tepat berada di darat, sekitar 70 kilometer arah timur laut dari pusat Kabupaten Luwu Utara.
Meski kekuatannya tergolong kecil, guncangan dilaporkan dirasakan oleh warga di Kabupaten Poso. Berdasarkan laporan BMKG, getaran mencapai skala intensitas II hingga III MMI (Modified Mercalli Intensity).
Pada skala III, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seperti ada truk besar melintas. Sementara skala II berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa dangkal ini.
Kedalaman gempa yang hanya 5 kilometer menjadi faktor utama mengapa getaran bisa terasa hingga ke wilayah tetangga. Gempa dangkal, meski berkekuatan kecil, sering kali menghasilkan guncangan yang lebih terasa di permukaan dibandingkan gempa dalam dengan magnitudo serupa.
BMKG dalam keterangan resminya menekankan bahwa informasi yang dirilis mengutamakan kecepatan. Data awal masih bisa berubah seiring kelengkapan informasi dari stasiun seismik di lapangan.
Kawasan Luwu Utara dan sekitarnya memang dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas seismik yang cukup tinggi. Posisinya yang berada di jalur sesar aktif membuat gempa-gempa kecil kerap terjadi.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Warga diminta memastikan informasi kebencanaan hanya bersumber dari kanal resmi BMKG.