UNM dan Monash University Gelar Diseminasi Penelitian First Nations Australia, Plt Rektor Sorot Kerja Sama Global

Penulis: Hendra Setiawan  •  Senin, 18 Mei 2026 | 17:56:12 WIB
Tim Monash University memaparkan hasil penelitian tentang masyarakat First Nations Australia di UNM.

MAKASSAR — Penelitian yang didiseminasikan oleh tim Monash University itu mengangkat kajian tentang masyarakat First Nations Australia. Fokus utamanya adalah menjaga identitas budaya di tengah arus modernitas.

Kajian ini menekankan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak boleh mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Pengetahuan lokal, menurut temuan riset, merupakan bagian penting dari khazanah ilmu pengetahuan global.

Interaksi Global yang Memperkaya Nilai Budaya

Penelitian ini juga memberikan perspektif bahwa interaksi global yang telah berlangsung lama tidak hanya membentuk hubungan sosial. Pertukaran nilai, budaya, dan pengetahuan antar masyarakat justru semakin memperkaya khazanah riset sosial-humaniora.

Hal ini dinilai relevan dalam konteks pengembangan kajian multikultural yang terus berkembang di perguruan tinggi Indonesia, termasuk di UNM.

Diseminasi Dihadiri Konjen Australia dan Pimpinan UNM

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 6 Menara Pinisi UNM pada Senin (18/5/2026) itu turut dihadiri Konjen Australia Mr. Todd Diazj. Plt Rektor UNM Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas, dekan fakultas, staf kerja sama, dan sivitas akademika UNM juga hadir dalam forum tersebut.

Para peserta mengikuti pemaparan dan diskusi secara aktif setelah sesi presentasi dari tim peneliti Monash University.

Plt Rektor: Kerja Sama Internasional Indikator Kampus Modern

Dalam sambutannya, Prof. Farida Patittingi menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan indikator penting dalam pengembangan perguruan tinggi modern. Ia menyebut hal ini menjadi bagian dari strategi UNM menuju kampus bereputasi global.

“Kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan kapasitas akademik sivitas UNM,” ujarnya.

Ia berharap diseminasi ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pertukaran akademik, tetapi juga pertukaran nilai, budaya, dan visi bersama dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkeadaban,” tambahnya.

UNM Targetkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan Monash

UNM berharap kerja sama dengan Monash University dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kolaborasi akademik. Manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sivitas akademika menjadi target utama dari kemitraan ini.

Diseminasi ini menjadi salah satu langkah awal UNM untuk memperkuat jejaring riset internasional, khususnya di bidang sosial-humaniora dan kajian multikultural.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: sulselsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top