SIDRAP — Laga grup A Sidrap Cup 2026 yang mempertemukan Bone FC melawan Ganra Utama FC asal Kabupaten Soppeng berakhir tanpa sepak mula. Tim tamu tidak muncul di Stadion Ganggawa hingga waktu yang ditentukan, sehingga panitia memutuskan kemenangan WO untuk Bone FC dengan skor 3-0.
Panitia pelaksana bersama pengawas pertandingan mengaku sudah memberikan toleransi maksimal. Mereka menunggu kehadiran Ganra Utama FC hingga 35 menit babak pertama berjalan, lalu kembali menunggu hingga memasuki babak kedua. Namun, tim asal Soppeng itu tetap tidak hadir tanpa pemberitahuan resmi.
“WO tetap sah dihitung sebagai kemenangan. Tapi, minimal harus ada simbol pertandingan berjalan. Tadi Bone FC sudah masuk lapangan,” ujar salah satu panitia.
Panitia menilai Ganra Utama FC melanggar aturan khusus turnamen. Ketidakhadiran tanpa alasan dinilai tidak menjunjung tinggi prinsip fair play dan merugikan panitia serta tim lain di grup yang sama karena berpotensi mengubah klasemen.
Berdasarkan fakta itu, Panitia Pelaksana dan Pengawas Pertandingan Sidrap Cup 2026 memutuskan mendiskualifikasi Ganra Utama FC dari turnamen. Sanksi ini berlaku penuh tanpa toleransi lebih lanjut.
Dengan tambahan tiga poin dari kemenangan WO, Bone FC kini mengoleksi enam poin dan mengunci posisi juara grup A. Mereka dipastikan lolos ke babak 16 besar bersama AJK FC Enrekang yang berada di bawahnya dengan koleksi empat poin dari hasil sekali imbang dan sekali kalah.
Sementara itu, laga kedua grup A yang mempertemukan Persipare Parepare melawan Compong FC tetap berlangsung sesuai jadwal pukul 16.00 WITA. Sebelumnya, Ganra Utama FC sempat bermain imbang 1-1 melawan AJK FC Enrekang di laga pembuka grup A.