MAKASSAR — Warga dua kabupaten di Sulawesi Selatan tidak perlu lagi menunggu lama untuk melintasi Jembatan Salujambu. Proyek yang membentang di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, ini memasuki tahap akhir pengerjaan dan dipastikan rampung sebelum akhir Agustus 2026.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengungkapkan bahwa konstruksi jembatan dengan tipe beton bertulang sudah selesai dibangun dan siap difungsikan. Fokus pekerjaan kini beralih ke jembatan kedua dengan konstruksi rangka baja yang progresnya sudah nyaris sempurna.
Ikhsan merinci sejumlah pekerjaan yang masih berjalan. Pemasangan bondek dan besi plat dijadwalkan tuntas pada 11 Agustus 2026, disusul pengecoran plat jembatan pada keesokan harinya.
Setelah itu, pengerjaan pasangan batu dan timbunan oprit jembatan ditargetkan selesai pada 26 Agustus 2026. Tahap akhir berupa penyempurnaan dan pembersihan lokasi dijadwalkan rampung pada 31 Agustus 2026.
Pembangunan infrastruktur penyeberangan ini bersumber dari Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu tahun 2025. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 16 miliar, dengan porsi terbesar Rp 13 miliar khusus untuk pembangunan Jembatan Salujambu.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel berkat bantuan keuangan dari provinsi sehingga jembatan ini tidak lama lagi bisa difungsikan oleh masyarakat," ujar Ikhsan dalam keterangannya di Makassar, Jumat.
Kehadiran jembatan ini dinilai strategis bagi perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan dua kabupaten. Selama ini, pergerakan orang dan barang kerap terkendala akses yang kurang memadai, terutama saat musim hujan.
Ikhsan menyebut jembatan dengan lebar 4 meter itu akan mendukung mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Luwu dan Luwu Utara.
"Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut," jelasnya.