13 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Permukiman Padat di Kebon Pala, Jakarta Timur

Penulis: Hendra Setiawan  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:20:02 WIB
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke area kebakaran permukiman padat di Kebon Pala, Jakarta Timur, Sabtu (8/8/2026).

SULAWESI SELATANKebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kebon Pala, Jakarta Timur, pada Sabtu siang. Insiden ini dilaporkan warga ke Command Center Damkar Jakarta Timur pukul 14.41 WIB, dan operasi pemadaman langsung berlangsung cepat dengan pengerahan pasukan besar-besaran.

Lokalisasi Api Capai 26 Menit, Pendinginan Masih Berlangsung

Berdasarkan keterangan tertulis Command Center Damkar Jakarta Timur, objek yang terbakar adalah bangunan rendah. "Objek bangunan rendah," tulis keterangan tersebut, Sabtu (8/8/2026).

Selang 26 menit setelah laporan masuk, petugas berhasil melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Pada pukul 15.17 WIB, proses pendinginan mulai dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan memicu titik api baru.

"Situasi kebakaran proses pendinginan," ujar petugas damkar di lokasi kejadian.

Penyebab Masih Diselidiki, Tidak Ada Korban Jiwa

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan petugas. Meski api sempat membesar, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian materiil akibat kebakaran belum dapat dihitung karena proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi masih berjalan.

Waktu Tanggap Cepat Jadi Kunci Utama

Respons cepat petugas menjadi faktor krusial dalam mencegah meluasnya kebakaran di kawasan padat hunian tersebut. Jarak antara laporan pertama dan proses lokalisasi yang hanya berselisih puluhan menit menunjukkan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi korsleting listrik dan kebocoran gas, terutama di permukiman dengan bangunan yang berdekatan. Petugas damkar masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pembasahan menyeluruh guna mengantisipasi kemungkinan api muncul kembali.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top