SULAWESI SELATAN — Momen pesta rakyat itu sekaligus menjadi ajang penyerahan hadiah bagi para juara berbagai perlombaan yang digelar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Bupati Rettob menyebut seluruh kegiatan bertujuan menanamkan rasa nasionalisme dan memperkuat wawasan kebangsaan bagi masyarakat Mimika.
"Perayaan ini kita buka secara serentak, baik di pusat maupun di seluruh distrik dan kampung di Kabupaten Mimika. Kabarnya suasana di kampung-kampung pun sangat meriah dan penuh sukacita. Semoga semangat ini terus kita jaga bersama," ujar Rettob dalam sambutannya.
Di luar kemeriahan perlombaan, pemerintah daerah juga memanfaatkan momen ini untuk menjaring bakat-bakat terbaik. Rettob menegaskan pemerintah terus berupaya menemukan bibit unggul anak-anak berprestasi untuk dicatat, dibina, dan dikirim ke ajang tingkat provinsi maupun nasional.
Sebelumnya, Mimika Innovation Week 2026 yang digelar 9 Juni hingga 14 Agustus berhasil mengumpulkan 57 peserta lomba inovasi daerah. Kegiatan yang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah ini diikuti oleh OPD, instansi vertikal, dan masyarakat umum.
Pemerintah juga menggelar Lomba Inovasi Pelayanan Publik untuk mendorong terciptanya pelayanan yang terbaik, tercepat, dan paling efisien bagi warga Mimika. "Mari kita jaga Mimika tetap aman, tenteram, dan damai. Agar kita semua dapat bekerja dan beraktivitas dengan tenang demi kemajuan bersama," jelas Rettob.
Sektor olahraga menjadi salah satu yang paling menyedot partisipasi. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, panitia menggelar Multi Event pada 8 Juli hingga 14 Agustus yang mencakup futsal, lari 10K, basket, voli, dayung, karate, sepak bola, gerak jalan kreasi, hingga sepak bola berjalan.
Kompetisi ini diikuti 200 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK dengan total 1.095 peserta. Sementara itu, karnaval yang digelar 11-12 Agustus bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif juga menghadirkan 130 peserta pelajar dan 33 kendaraan hias dari kategori OPD, umum, dan paguyuban.
Rangkaian HUT ke-81 juga menyentuh sektor sosial dan kesehatan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memfasilitasi nikah massal untuk 103 pasang, sementara Dinas Kesehatan menggelar donor darah dan cek kesehatan gratis.
Di bidang seni, Sunset dan Art Festival 2026 menarik 500 peserta. Lomba konten video dan poster yang diselenggarakan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika berlangsung 28 Juli hingga 3 Agustus. Ada pula Lomba Cerdas Cermat Sadar Hukum antar-SMA/SMK yang diikuti 25 sekolah negeri dan swasta se-Kabupaten Mimika.
Ketua Panitia HUT ke-81, Yohana Paliling, merinci keterlibatan masyarakat tahun ini jauh lebih semarak. Pada kegiatan Car Free Day yang digelar 1 dan 15 Agustus, panitia membagikan ratusan doorprize kepada peserta. Kegiatan ini dikolaborasikan dengan KORMI, organisasi masyarakat, komunitas, dan pemuda.
Dukungan untuk pelaku usaha juga menjadi perhatian. Sebanyak 70 kelompok kuliner berpartisipasi dalam hiburan rakyat dengan menyediakan 8.150 porsi makanan. "Hari ini kami berikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh UMKM di Mimika untuk berpartisipasi sejak kemarin hingga hari ini," kata Rettob mengapresiasi kontribusi mereka.
Lomba kebersihan tingkat kampung dan kelurahan turut digelar di sejumlah distrik seperti Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Iwaka, Mimika Timur, serta beberapa distrik di pesisir dan pegunungan.
Perayaan HUT ke-81 di Mimika menjadi contoh bagaimana sebuah daerah mengemas peringatan kemerdekaan tidak hanya sebagai seremonial, tetapi juga ruang partisipasi publik yang luas—dari olahraga, inovasi, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.