Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026 Buka 891 Formasi, Ini Syarat dan Jadwalnya

Penulis: Jauhari Lubis  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:43:31 WIB
Petugas memperlihatkan informasi pendaftaran sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan tahun 2026 di kantornya, Senin (17/8/2026).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka seleksi calon taruna/taruni 2026 dengan total 891 formasi. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN. Peluang ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK sederajat dengan batas usia maksimal 23 tahun per 1 September 2026.

Lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang bercita-cita berkarier di sektor transportasi memiliki kesempatan emas. Kemenhub kembali membuka penerimaan taruna dan taruni baru untuk tahun ajaran 2026, dengan kuota yang tersebar di berbagai sekolah kedinasan di bawah naungannya.

Setiap tahun, sekolah kedinasan Kemenhub menjadi salah satu destinasi favorit karena menawarkan pendidikan ikatan dinas dengan prospek karier yang jelas. Tahun ini, tersedia 891 kursi yang terbagi dalam dua jalur pendaftaran.

Dua Jalur Pendaftaran dengan Total 891 Formasi

Seleksi 2026 membuka dua jalur bagi para pendaftar. Pertama, Pola Pembibitan Kemenhub yang merupakan jalur reguler langsung dari kementerian. Kedua, Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (Pemda) yang diperuntukkan bagi pelamar dengan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

Kedua jalur ini memiliki daya tampung yang berbeda dan persyaratan administratif yang perlu disesuaikan dengan asal pelamar. Calon taruna dan taruni wajib membuat akun di portal SSCASN BKN sebelum memulai proses pendaftaran.

Syarat Usia dan Ketentuan Fisik yang Perlu Disiapkan

Ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi seluruh pelamar. Batas usia pendaftar adalah minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun terhitung per 1 September 2026. Calon peserta juga harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan belum pernah menikah.

Komitmen untuk tidak menikah selama masa pendidikan menjadi salah satu poin penting yang harus disetujui. Terdapat juga ketentuan khusus bagi laki-laki, yaitu tidak memiliki tato atau bekas tato serta tidak bertindik di bagian tubuh mana pun. Pengecualian tindik hanya diberikan jika terkait ketentuan agama atau adat, dengan bukti surat keterangan dari pemuka agama atau adat saat tes kesehatan.

Bagi peserta formasi Orang Asli Papua (OAP), terdapat ketentuan khusus tambahan yang perlu dipenuhi. Setiap program studi di sekolah kedinasan juga bisa memiliki persyaratan pendidikan dan kesehatan yang berbeda-beda.

Alur Seleksi dari Administrasi hingga SKD CAT

Proses seleksi dimulai dengan pendaftaran dan verifikasi administrasi. Pelamar yang dinyatakan lolos tahap ini berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Materi SKD mencakup tiga jenis tes utama: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Hasil SKD akan menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan yang diatur oleh Kemenhub dan masing-masing sekolah kedinasan.

Jadwal Penting yang Wajib Dicatat

  • Pengumuman seleksi: 15 Agustus 2026
  • Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026
  • Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
  • Pengumuman hasil administrasi: 2-3 September 2026
  • Pelaksanaan SKD: akhir September-awal Oktober 2026

Jadwal tahapan setelah SKD akan diumumkan kemudian melalui kanal resmi. Calon peserta disarankan rutin memantau informasi terbaru agar tidak tertinggal.

Langkah Pendaftaran di Portal SSCASN BKN

Pendaftaran hanya dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN BKN. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka portal SSCASN BKN dan buat akun dengan data diri yang valid
  2. Login menggunakan akun yang telah dibuat
  3. Pilih menu pendaftaran sekolah kedinasan
  4. Pilih instansi Kementerian Perhubungan
  5. Pilih sekolah atau program studi yang tersedia
  6. Lengkapi biodata, data pendidikan, dan unggah dokumen persyaratan
  7. Periksa kembali seluruh data sebelum submit
  8. Simpan dan cetak bukti pendaftaran untuk tahapan selanjutnya

Masa pendaftaran hanya berlangsung kurang dari dua pekan. Siapkan seluruh dokumen sejak sekarang, buat akun lebih awal, dan pelajari ketentuan khusus dari sekolah yang dituju agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: bicaranetwork.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top