MAKASSAR — Ribuan penggemar Vespa memadati Pantai Indah Bosowa, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, pada Sabtu (22/8/2026) malam. Mereka datang bukan sekadar pamer tunggangan, melainkan menjadi saksi ambisi besar pemerintah kota menjadikan Makassar episentrum komunitas Vespa dunia.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin secara eksplisit menyampaikan cita-cita tersebut di hadapan para scooterist yang hadir dalam VESPAPORA 2026. Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, ajang ini hanyalah langkah awal dari rencana jangka panjang yang sudah lama ia idamkan.
Gagasan menjadikan Makassar sebagai rumah bagi komunitas Vespa lintas negara ternyata bukan wacana baru. Munafri mengakui, keinginan ini sudah ia sampaikan sejak lama, dan VESPAPORA 2026 menjadi titik start untuk merealisasikannya secara serius dan berkelanjutan.
"Ini merupakan sebuah cita-cita yang sudah lama sekali saya sampaikan," ujar Munafri di sela-sela acara.
Mantan CEO PSM itu menantang seluruh elemen untuk berani bermimpi besar. Ia membandingkan Makassar dengan kota-kota lain di dalam negeri maupun mancanegara yang sudah lebih dulu sukses menjadi tuan rumah event otomotif bertaraf internasional.
"Kenapa kota lain bisa, kenapa negara lain bisa, kenapa Makassar tidak bisa?" tegasnya.
Lebih dari sekadar acara tahunan, Munafri mengajak seluruh komunitas Vespa memandang Makassar sebagai rumah bersama. Ia optimistis, dukungan dari komunitas, pemerintah, dan pelaku usaha mampu menjadikan kota ini tuan rumah yang ramah bagi pencinta Vespa dari berbagai penjuru dunia.
"Insya Allah Makassar akan menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh pencinta Vespa seluruh dunia. Terima kasih, selamat datang," tuturnya.
Pemerintah Kota Makassar berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi kegiatan komunitas yang berdampak pada perekonomian. Event berskala besar seperti ini dinilai strategis untuk mendatangkan wisatawan dari luar daerah sekaligus memperkuat posisi Makassar di peta destinasi kegiatan nasional dan internasional.
VESPAPORA 2026 bukan hanya ajang silaturahmi pemilik skuter klasik. Festival yang menghadirkan hiburan, kontes, dan pameran ini menyimpan potensi besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal Makassar.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah dipastikan menggerakkan roda usaha mikro, mulai dari kuliner, perhotelan, hingga transportasi. Bagi Pemkot Makassar, kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya memperkuat citra kota yang terbuka terhadap komunitas dan kegiatan kreatif.
Munafri berharap semangat kebersamaan yang terbangun di VESPAPORA tidak berhenti pada tahun ini. Ia ingin momentum tersebut menjadi agenda tahunan yang semakin besar, sehingga Makassar benar-benar dikenal sebagai destinasi utama komunitas Vespa dunia.