MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi di sembilan wilayah Sulawesi Selatan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Selain angin, sejumlah daerah juga diminta mewaspadai potensi udara panas yang menyertai musim kemarau.
Berdasarkan data BMKG, wilayah yang masuk daftar waspada angin kencang meliputi Bantaeng, Barru, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Kota Makassar. Kecepatan angin diprediksi berkisar antara 13 hingga 40 kilometer per jam dengan arah dominan dari utara menuju tenggara.
BMKG juga mengimbau warga di Pinrang, Sidrap, Wajo, Luwu Timur, dan Luwu Utara untuk mewaspadai potensi udara panas. Kondisi ini umum terjadi pada puncak musim kemarau dan dapat memicu dehidrasi bila beraktivitas terlalu lama di luar ruangan.
Suhu udara di Sulsel besok diprakirakan berada di angka 17 hingga 37 derajat Celcius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara berada di kisaran 49 hingga 100 persen, yang menandakan udara cenderung kering pada siang hari dan meningkat di malam hari.
Untuk wilayah Makassar dan sekitarnya, cuaca diprediksi cerah berawan pada pagi hingga sore hari. Kondisi ini cukup ideal untuk aktivitas luar ruangan, namun tetap perlu diwaspadai potensi angin kencang yang bisa datang sewaktu-waktu.
Memasuki malam hari, langit Makassar diperkirakan berawan. Kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh kabupaten/kota di Sulsel, dengan pengecualian di Luwu Timur dan Luwu Utara yang diprediksi mengalami hujan ringan.
Berikut rincian prakiraan cuaca untuk Kota Makassar dan sekitarnya pada Kamis, 27 Agustus 2026:
Warga yang hendak beraktivitas di pelabuhan atau daerah pesisir diimbau memperhatikan kondisi angin yang berpotensi mengganggu aktivitas nelayan dan pelayaran kecil. Pihak BMKG meminta masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi untuk perkembangan lebih lanjut.