BMKG Prediksi Hujan Lokal di 5 Wilayah Indonesia, Cek Daftar Angin Kencang

Penulis: Fauzan Arifin  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:53:31 WIB
Petugas BMKG memantau kondisi atmosfer terkait potensi hujan lokal dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

SULAWESI SELATAN — BMKG mencatat potensi pertumbuhan awan hujan bersifat lokal dan sporadis dengan durasi singkat. Fenomena ini didukung oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) serta Gelombang Rossby Ekuator yang mempengaruhi dinamika atmosfer di sejumlah titik.

Dalam keterangan resminya, Jumat (28/8), BMKG menyebut kondisi ini terjadi meskipun El Nino dan IOD positif masih mendominasi, yang seharusnya mendukung kecenderungan kondisi kering di Indonesia.

Daftar Wilayah Hujan dan Angin Kencang

Berdasarkan analisis BMKG, hujan dengan intensitas bervariasi berpotensi mengguyur wilayah berikut:

  • Sumatera Utara
  • Papua Pegunungan
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Papua Selatan

Sementara itu, potensi angin kencang diprediksi terjadi di lima wilayah berbeda, yakni Banten, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

Pemicu Dinamika Atmosfer

BMKG menjelaskan sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Utara serta daerah konvergensi dan konfluensi menjadi pemicu utama pertumbuhan awan hujan. Wilayah yang menjadi pusat pertemuan massa udara meliputi Laut Andaman, Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Makassar, hingga perairan Samudra Pasifik di sekitar Papua.

Faktor pendukung lainnya adalah MJO yang diprakirakan aktif pada 28-29 Agustus 2026 di pesisir utara Aceh, Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian tengah hingga timur, dan Papua Selatan. Gelombang Rossby Ekuator juga diprakirakan aktif di pesisir timur Papua Selatan.

Proyeksi Curah Hujan hingga September

BMKG memproyeksikan curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 berada di kategori rendah hingga menengah, sekitar 0-150 mm per dasarian. Wilayah yang masih mendominasi kekeringan meliputi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian Papua.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah potensi hujan dan angin kencang untuk mewaspadai dampak yang mungkin timbul, terutama bagi aktivitas pelayaran dan penerbangan di perairan sekitar wilayah tersebut.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top