SULAWESI SELATAN — Turnamen pembuka yang digelar Polres Tegal ini tidak hanya menobatkan tiga tim terbaik. Kompetisi yang berlangsung pukul 15.15 hingga 19.30 WIB itu menghadirkan suasana kompetitif sekaligus pesan moral untuk generasi muda.
JWJ X PHOENIX berhasil mengungguli 24 tim lainnya dalam turnamen yang berlangsung di Mako Polsek Dukuhwaru. Mereka membawa pulang uang pembinaan dan sertifikat sebagai juara pertama. NOVAL KECIL dan APA BAE WS masing-masing mengamankan posisi kedua dan ketiga.
Seluruh peserta datang dari berbagai daerah di Kabupaten Tegal, menunjukkan antusiasme komunitas Free Fire yang terus tumbuh. Turnamen ini sekaligus menjadi panggung bagi pemain lokal untuk menguji kemampuan mereka di hadapan tim lain.
Kapolsek Dukuhwaru AKP Iman Agus F. membuka turnamen dan mengingatkan peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan. Menurutnya, ajang ini dimanfaatkan Polri untuk membina generasi muda dalam menggunakan teknologi secara sehat.
“Turnamen ini merupakan bentuk kepedulian Polres Tegal kepada adik-adik generasi muda agar teknologi dapat dimanfaatkan secara cerdas, sehat, dan sesuai aturan. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding,” ujar AKP Iman Agus.
Kapolsek juga menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan. “Cek dan ricek terlebih dahulu sebelum membagikan informasi. Jangan mudah terbujuk oleh konten yang bersifat hoaks, provokatif, maupun mengandung ujaran kebencian. Jadilah generasi muda yang cerdas dalam menggunakan media sosial,” tegasnya.
Pesan kamtibmas turut disampaikan di sela kompetisi. Personel Polsek Dukuhwaru bersama Satlantas mengingatkan peserta agar menjauhi perilaku yang merusak masa depan, seperti tawuran, minuman keras, dan obat-obatan terlarang.
“Rajinlah belajar dan ikuti aturan sekolah. Masa depan kalian sangat ditentukan oleh ikhtiar yang dilakukan hari ini. Jangan terlibat tawuran, minuman keras, obat terlarang maupun narkoba,” pesan AKP Iman Agus.
Kegiatan ini melibatkan Kanitbinmas, Kanitintelkam, Bhabinkamtibmas, dan anggota Satlantas. Kehadiran mereka memastikan seluruh rangkaian turnamen berjalan aman dan kondusif.
Turnamen Free Fire ini menjadi salah satu upaya Polres Tegal mendekatkan diri dengan generasi muda. Lewat kompetisi esports, Polri berharap energi dan kreativitas anak muda tersalurkan ke aktivitas yang produktif.