SULAWESI SELATAN — Kecamatan Robatal tahun ini tidak sekadar menggelar pawai dan gerak jalan. Camat Robatal, Heldiyas Setya Risanto, menilai lomba kemeriahan antar desa ini menjadi pendorong warga untuk berkreasi menghias kampungnya masing-masing. Dari hasil penilaian panitia, tiga desa berhasil menonjol dengan dekorasi dan rangkaian acara yang dinilai paling hidup.
Desa Gunung Rancak berhasil menyabet juara pertama untuk kategori kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Penilaian dilakukan langsung oleh panitia kecamatan dengan melihat sejauh mana seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menghidupkan suasana Agustusan.
Kemenangan ini bukan tanpa alasan. Sepanjang bulan Agustus, desa ini aktif membagikan dokumentasi kegiatannya melalui akun media sosial resmi desa—sebuah langkah yang dinilai panitia sebagai bentuk transparansi dan semangat publikasi yang baik. "Ada beberapa desa yang sangat luar biasa yang layak mendapatkan penghargaan dari kami," tutur Heldiyas, Senin (31/8/2026).
Selain Gunung Rancak, dua desa lain juga mencatatkan prestasi. Desa Torjunan berada di posisi kedua, sementara Desa Lepelle melengkapi posisi ketiga. Ketiganya menjadi contoh bagaimana sebuah kampung bisa menyulap jalanan dan balai desa menjadi ruang kreatif dengan nuansa merah putih.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Sampang pada 17-an, ketiga desa ini menawarkan pengalaman berbeda. Bukan sekadar melihat lomba panjat pinang, tapi juga menyaksikan bagaimana identitas lokal Madura dipadukan dengan semangat nasionalisme.
Kecamatan Robatal dapat dijangkau dari pusat Kota Sampang dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalannya relatif lancar dan dapat diakses sepanjang tahun.
Jika datang dari arah Surabaya, traveler bisa menyeberang melalui Jembatan Suramadu menuju Bangkalan, lalu melanjutkan perjalanan darat ke arah timur menuju Sampang. Alternatif lain, tersedia kapal cepat dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Kamal, kemudian lanjut perjalanan darat.
Prestasi ketiga desa ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang segar dan partisipatif. Heldiyas menyampaikan harapannya agar penghargaan ini memicu inovasi desa lain di tahun-tahun mendatang. "Selamat kepada desa juara, semoga dapat menjadi inspirasi positif untuk terus berinovasi terutama dalam menumbuhkan nasionalisme di hati masyarakat," tutupnya.
Bagi Anda yang merencanakan liburan keluarga ke Madura, menjelajahi tiga desa termeriah di Robatal saat Agustusan bisa menjadi alternatif wisata budaya yang dekat dengan keseharian warga. Suasananya meriah, biayanya murah, dan kesannya pasti membekas.