MAKASSAR — Pengecekan harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina wilayah Makassar dan Sulawesi Selatan pada Senin 7 September 2026 menunjukkan tidak ada perubahan untuk jenis bersubsidi. Pertalite dan Biosolar masih bertahan di harga Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.
Kondisi berbeda berlaku untuk segmen nonsubsidi. Pertamax tercatat Rp 15.950 per liter, Dexlite Rp 23.700 per liter, dan Pertamina Dex di posisi Rp 25.200 per liter.
Harga tersebut merupakan patokan umum yang berlaku di SPBU Pertamina. Pihak Pertamina menyebut potensi selisih harga antardaerah di Sulawesi Selatan bisa terjadi karena pengaruh pajak daerah dan biaya distribusi.
Untuk pengguna kendaraan diesel, pemilihan jenis BBM sebaiknya disesuaikan dengan spesifikasi mesin. Hal ini penting dilakukan agar performa kendaraan tetap optimal dan mesin tidak cepat rusak.
Di tengah fluktuasi harga energi global, Pertalite dinilai masih menjadi penopang utama mobilitas warga. Harganya yang stabil di angka Rp 10.000 per liter membuat jenis bahan bakar ini paling banyak dicari pengendara roda dua dan mobil pribadi.
Sementara itu, Biosolar yang merupakan bahan bakar bersubsidi juga belum berubah. Jenis ini hanya diperuntukkan bagi konsumen yang berhak menerima subsidi dari pemerintah.
Penyesuaian tarif untuk produk seperti Pertamax dan Dexlite merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan badan usaha. Beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah pergerakan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga biaya logistik.
Kebijakan masing-masing penyedia BBM juga ikut menentukan. Karena itu, harga produk nonsubsidi berpotensi berubah setiap awal bulan mengikuti perkembangan pasar energi internasional.
Pengguna kendaraan di Makassar dan sekitarnya disarankan untuk memeriksa tarif terbaru sebelum mendatangi SPBU, terutama bagi pemilik kendaraan yang memakai Pertamax Turbo, Dexlite, atau Pertamina Dex.
Dengan mengetahui harga yang berlaku, masyarakat bisa menyesuaikan anggaran pengeluaran harian sekaligus memilih jenis bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraannya.