7 Siswa SMPN 2 Pinrang Bermain Judi Domino di Sekolah Saat Jam Istirahat, Videonya Viral

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Selasa, 08 September 2026 | 15:47:01 WIB
Tujuh siswa SMPN 2 Pinrang menjalani pembinaan setelah terlibat permainan judi domino dengan taruhan uang tunai di lingkungan sekolah.

PINRANG — Video yang memperlihatkan sejumlah pelajar SMPN 2 Pinrang bermain judi domino dengan taruhan uang tunai di lingkungan sekolah menyebar luas di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat jam istirahat, tepatnya di area belakang sekolah pada Kamis (3/9).

Kepala UPT SMPN 2 Pinrang, Dalle, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut para siswa yang terlibat aktif dalam permainan judi itu berjumlah 6 hingga 7 orang, sementara beberapa siswa lain yang tampak dalam video hanya menonton.

Uang Pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000 Dijadikan Taruhan

Dalam rekaman yang beredar, para siswa terlihat duduk bersimpuh dan jongkok melingkar di area belakang sekolah. Di tengah lingkaran mereka, tampak kartu domino dan sejumlah uang pecahan Rp 2.000 serta Rp 5.000 yang dipasang sebagai taruhan.

Suasana tampak ramai ketika para siswa saling bersahutan sambil mengambil dan membagi uang hasil taruhan. Video tersebut kemudian memicu kecaman dari warganet yang menyoroti maraknya praktik perjudian di kalangan pelajar.

Langkah Sekolah: Panggil Orang Tua dan Beri Teguran

Pihak sekolah tidak tinggal diam. Sehari setelah kejadian, SMPN 2 Pinrang langsung memanggil para siswa yang terlibat beserta orang tua masing-masing untuk menjalani pembinaan.

"Sudah kami berikan tindakan teguran dan memanggil orang tua mereka agar kejadian ini tidak berulang," ujar Dalle kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Dalle menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya preventif. Pihak sekolah ingin memastikan seluruh siswa memahami konsekuensi dari perbuatan mereka, baik dari sisi aturan sekolah maupun dampak hukum yang bisa menjerat jika perjudian terus dilakukan.

Bagaimana Sekolah Mencegah Kejadian Serupa?

Pemanggilan orang tua dinilai sebagai langkah awal yang efektif untuk membangun pengawasan bersama antara sekolah dan keluarga. Dalle mengimbau para guru untuk memperketat pengawasan di area-area yang minim pantauan, terutama saat jam istirahat berlangsung.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi sekolah lain di Sulawesi Selatan untuk lebih waspada terhadap aktivitas siswa di luar jam pelajaran. Pengawasan terbatas kerap menjadi celah bagi siswa untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top