Asian Games 2026: Indonesia Kirim 430 Atlet, 281 Dilepas di Istana Negara

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 09 September 2026 | 15:36:31 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melepas 281 atlet kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada hari ini.

SULAWESI SELATAN — Pelepasan kontingen ini menjadi penanda kesiapan Indonesia menghadapi ajang multicabang terbesar di Asia tersebut. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebut sebagian atlet memang sengaja berangkat lebih awal demi adaptasi dan persiapan akhir yang lebih matang.

"Pelepasan atlet Asian Games, totalnya yang dikirim 430 dari 35 cabang olahraga. Kurang lebih 281 karena beberapa sudah berangkat," kata Erick di Jakarta.

Beberapa Cabang Sudah Lebih Dulu Berangkat

Erick membeberkan sejumlah cabang olahraga telah memulai perjalanan lebih cepat. Tim bola basket disebut sudah berangkat, sementara atlet wushu tengah menjalani training camp di luar negeri.

Adapun tim bulu tangkis dijadwalkan menyusul untuk mengikuti pemusatan latihan. Pengaturan ini dilakukan agar masing-masing cabang punya waktu adaptasi cukup terhadap kondisi venue maupun iklim di lokasi pertandingan.

Pelatnas Kini Dipisah Berdasarkan Ajang

Pemerintah melakukan perubahan mendasar dalam pengelolaan atlet. Erick menegaskan program pemusatan latihan nasional atau pelatnas kini dibedakan berdasarkan sasaran kompetisi, yakni Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.

Sebelumnya, ketiga ajang tersebut kerap digabung dalam satu skema pelatnas yang sama. Dengan spesifikasi ini, program latihan, anggaran, hingga target evaluasi bisa dirancang lebih presisi sesuai kebutuhan masing-masing ajang.

"Alhamdulillah dukungan Bapak Presiden, sekarang yang namanya pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games. Tidak ada lagi yang pelatnas sebagai payung saja," ujarnya.

Indeks Atlet Disiapkan, Target Medali Masih Rahasia

Selain memisahkan skema pelatnas, pemerintah juga telah memiliki indeks penilaian untuk masing-masing cabang olahraga dan atlet. Indeks ini menjadi acuan untuk mengukur perkembangan performa atlet selama masa persiapan.

Meski begitu, Erick belum bersedia membuka target medali Indonesia pada Asian Games 2026. Ia juga menahan informasi soal besaran bonus yang akan diberikan kepada atlet peraih medali.

"Nanti biar di dalam," jawab Erick singkat saat ditanya soal target medali, seraya menyebut keputusan bonus akan ditentukan kemudian.

Dengan persiapan yang terkonsep lebih rapi, Indonesia berharap bisa memperbaiki capaian di Asian Games. Sebelumnya, kontingen Merah Putih juga menunjukkan tren positif di sejumlah cabang olahraga unggulan seperti bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top