Workshop Mencanting di Museum Batik TMII, Belajar Batik Tulis Rp 25.000

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Sabtu, 12 September 2026 | 10:53:01 WIB
Peserta workshop mencanting di Museum Batik Indonesia, TMII, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2026).

SULAWESI SELATAN — Batik bukan sekadar kain bermotif. Di Museum Batik Indonesia (MBI), pengunjung diajak memahami bahwa batik adalah teknik menghias kain menggunakan canting dan lilin malam panas. Dua bahan itu wajib hadir dalam prosesnya.

Pemahaman inilah yang ingin ditanamkan lewat workshop mencanting yang digelar rutin di museum kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Peserta tak hanya menonton koleksi, tapi memegang canting dan mencoba sendiri.

Memahami Batik dari Tekniknya, Bukan Motifnya

Edukator Museum Batik Indonesia, Melvi Ilya Herdiana, menjelaskan alasan di balik penyelenggaraan workshop ini. Menurutnya, banyak orang menyebut kain bermotif sebagai batik tanpa tahu proses pembuatannya.

"Batik merupakan teknik rintang warna atau menghias kain menggunakan canting dan lilin malam panas. Dua hal tersebut wajib untuk membuat batik. Dan semoga nantinya generasi berikutnya juga tetap tahu yang dimaksud sebagai batik ini hanya menggunakan dua bahan tersebut untuk tekniknya, bukan dengan yang lain," kata Melvi saat dijumpai detikTravel, Rabu (9/9/2026).

Workshop ini pun menjadi wadah agar peserta memahami batik dari sisi tekniknya, bukan hanya hasil akhir berupa motif di atas kain.

Empat Tahapan Mencanting yang Dilalui Peserta

Selama mengikuti workshop, peserta melewati beberapa tahapan berurutan. Prosesnya dimulai dari memilih pola batik yang tersedia, lalu menggambar pola tersebut di atas kain.

Setelah pola terbentuk, peserta mulai mencanting lilin malam panas mengikuti garis gambar. Tahap terakhir adalah menyelesaikan proses mencanting hingga pola terisi penuh.

Seluruh rangkaian ini berlangsung sekitar 30 menit. Durasi singkat itu membuat workshop cocok untuk pemula, termasuk anak-anak yang baru pertama kali memegang canting.

Jadwal, Tarif, dan Cara Ikut Workshop

Workshop mencanting di Museum Batik Indonesia dibuka setiap Selasa hingga Minggu. Ada dua sesi yang bisa dipilih, yakni pukul 10.00 dan 13.00 WIB.

Sesi pertama biasanya diikuti rombongan dengan jumlah minimal 20 orang. Sementara sesi kedua terbuka untuk peserta perorangan yang bisa mendaftar langsung di tempat.

Syarat peserta minimal berusia 4 tahun. Traveler bisa mengikuti praktik mencanting setelah memiliki tiket masuk museum. Tarif workshop untuk wisatawan lokal Rp 25.000, sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan Rp 35.000.

Selama kegiatan berlangsung, peserta dapat menitipkan barang seperti tas di tempat penitipan yang tersedia. Informasi terkini soal jadwal dan ketersediaan kuota dapat dikonfirmasi langsung ke pihak museum.

Tips Berkunjung ke Museum Batik TMII

Datang lebih awal jika ingin ikut sesi pukul 10.00, terutama pada akhir pekan yang biasanya lebih ramai. Untuk peserta perorangan, sesi pukul 13.00 lebih fleksibel karena pendaftaran bisa dilakukan di lokasi.

Kenakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu longgar. Proses mencanting melibatkan lilin malam panas, jadi berhati-hatilah saat memegang canting, terutama jika membawa anak usia 4 tahun ke atas.

Setelah workshop selesai, traveler bisa melanjutkan kunjungan ke koleksi batik dari berbagai daerah di Indonesia yang dipamerkan di museum. Kombinasi praktik dan melihat koleksi memberi gambaran utuh soal batik Nusantara.

Workshop mencanting di Museum Batik Indonesia bisa jadi agenda wisata edukasi singkat di Jakarta. Alokasikan waktu sekitar satu hingga dua jam untuk mencoba praktik mencanting sekaligus menyusuri ruang pameran.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top