Kapolda Sulsel Resmikan Renovasi Masjid Nurul Jihad di Manggala, Berawal dari Pengawasan Sumur Bor

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 30 September 2026 | 10:47:02 WIB
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro meresmikan renovasi Masjid Nurul Jihad di Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

MAKASSAR — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro meresmikan rekonstruksi Masjid Nurul Jihad di Kampung Romang Tangngayya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (30/9/2026). Peresmian itu dihadiri Kapolrestabes Makassar, Kapolres Gowa, Kapolres Pelabuhan Makassar, Kapolres Maros, Kapolres Sidrap, dan Kapolres Parepare. Turut hadir perangkat Kampung Romang Tangngayya, Kecamatan Manggala, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga setempat.

Renovasi Bermula dari Pengawasan Sumur Bor

Rekonstruksi Masjid Nurul Jihad tidak berdiri sendiri sebagai proyek fisik. Kegiatan itu berawal dari pengawasan sumur bor yang dilakukan kepolisian di kawasan tersebut. Dari situ, kepolisian kemudian mendorong perbaikan sarana ibadah warga.

Djuhandhani menegaskan, renovasi masjid merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi sosial rumah ibadah. Ia menyebut masjid bukan hanya tempat salat, tetapi juga ruang pembinaan umat dan penguatan silaturahmi warga.

Kapolda: Masjid Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peran masjid bagi pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, keberadaan masjid yang layak diharapkan mendorong kegiatan keagamaan yang lebih hidup di lingkungan Romang Tangngayya.

"Peresmian rekonstruksi masjid ini bukan hanya membangun secara fisik, tetapi merupakan bagian dari upaya kita bersama semakin memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah, pembinaan umat, mempererat silaturahmi, serta membangun generasi muda yang berakhlak dan peduli terhadap sesama," ujar Djuhandhani, saat peresmian, Rabu 30 September 2026.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan, keamanan, dan perdamaian di lingkungan masing-masing. Menurutnya, stabilitas keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian.

Keamanan Dinilai Tanggung Jawab Bersama Warga

Djuhandhani menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Peran aktif masyarakat dinilai sama pentingnya dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di permukiman.

"Keamanan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tapi adalah tanggung jawab kita semua," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulsel menyampaikan penghargaan kepada Kapolrestabes Makassar beserta jajaran yang dinilai berkontribusi dalam rekonstruksi Masjid Nurul Jihad. Ia meminta seluruh jajaran kepolisian terus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Polisi Diminta Hadir Lewat Kegiatan yang Bermanfaat

Djuhandhani meminta jajaran kepolisian di Sulawesi Selatan tidak berhenti pada penanganan kasus. Personel diminta menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi warga, termasuk di tingkat kampung dan kelurahan.

Peresmian masjid di Kecamatan Manggala menjadi salah satu bentuk pendekatan itu. Warga Romang Tangngayya kini memiliki Masjid Nurul Jihad dengan bangunan hasil rekonstruksi yang bisa dipakai untuk ibadah dan kegiatan sosial keagamaan.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: opsi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top