MAKALE — Aksi gotong royong Gerakan Indonesia Asri di Tana Toraja tidak hanya diisi instruksi dari podium. Kapolres AKBP Arwansa memilih turun ke lapangan bersama jajarannya, membersihkan sampah di sekitar aliran sungai dan area lingkungan Mapolres.
Kegiatan yang dipimpin Bupati Tana Toraja itu menyatukan sejumlah unsur pemerintahan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam satu gerakan kebersihan. Personel Polres Tana Toraja bekerja bersama peserta lain menyisir titik-titik yang dinilai paling terdampak tumpukan sampah.
Pembersihan difokuskan pada kawasan aliran sungai dan lingkungan sekitar Mapolres. Dua area itu dinilai paling rentan menumpuk sampah kiriman maupun buangan warga.
Semangat gotong royong terlihat dari cara personel bekerja bersama peserta lain tanpa sekat institusi. Mereka mengangkut sampah, membersihkan tepian sungai, dan merapikan area yang dilewati.
Arwansa menegaskan keterlibatan Polri dalam kegiatan itu sebagai bentuk dukungan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga.
"Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan gotong royong ini, Polres Tana Toraja hadir dan ikut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian yang sama," ujar Arwansa.
Menurut dia, menjaga kebersihan tidak cukup dilakukan lewat kegiatan seremonial. Kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun menjadi kebiasaan bersama, baik di lingkungan permukiman, fasilitas umum, maupun kawasan aliran sungai.
Arwansa berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam Gerakan Indonesia Asri dapat terus berlanjut. Dengan keterlibatan berbagai unsur dan masyarakat, upaya menjaga kebersihan lingkungan diharapkan menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.
Gerakan Indonesia Asri sendiri menyasar persoalan sampah dan kebersihan lingkungan di berbagai daerah. Di Tana Toraja, aksi kali ini menyatukan pemerintah daerah, kepolisian, dan warga dalam satu kegiatan yang sama.