OJK Sulselbar Gelar Fin Expo 2026 di Mal Makassar, 2,4 Juta Peserta Literasi Keuangan Sepanjang Triwulan II

Penulis: Jauhari Lubis  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:48:31 WIB
Kepala Perwakilan OJK Sulselbar Moch Muchlasin menyampaikan pentingnya literasi keuangan dalam Fin Expo 2026 di Makassar.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar Expo Literasi dan Inklusi Keuangan (Fin Expo) 2026 di pusat perbelanjaan Makassar untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk jasa keuangan. Kepala Perwakilan OJK Sulselbar Moch Muchlasin menyatakan literasi keuangan penting agar warga tidak hanya punya akses, tetapi juga memahami manfaat, karakteristik, dan risiko produk yang digunakan. Kegiatan ini berjalan seiring pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang mencapai 5,59 persen, di atas rata-rata nasional.

MAKASSAR — Kepala Perwakilan OJK Sulselbar Moch Muchlasin menyampaikan bahwa pihaknya bersama industri jasa keuangan terus memperluas edukasi ke masyarakat. Sepanjang triwulan II 2026, OJK mencatat sekitar 198 kegiatan literasi keuangan dengan sekitar 2,4 juta peserta.

Menurut Muchlasin, pemahaman yang memadai menjadi syarat sebelum warga menggunakan produk keuangan. "Penguatan literasi keuangan penting untuk memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga memahami manfaat, karakteristik, serta risikonya," katanya di Makassar, Minggu.

Mengapa Literasi Keuangan Diperkuat di Sulawesi Selatan

Penguatan literasi keuangan dinilai perlu berjalan seiring perkembangan ekonomi Sulawesi Selatan yang tumbuh 5,59 persen. Angka itu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

OJK juga mengarahkan upaya edukasi untuk memperkuat akses masyarakat terhadap pasar dan keuangan syariah. Pembiayaan sektor produktif, termasuk bagi petani dan nelayan, turut menjadi sasaran program.

Fin Expo 2026 Digelar di Mal, Ini Alasan Pemprov Sulsel

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj Fatmawati Rusdi menilai Fin Expo 2026 sebagai wadah edukasi keuangan yang strategis. Lokasinya di pusat perbelanjaan membuat kegiatan ini menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan.

"Fin Expo ini salah satu wadah edukasi yang dilaksanakan di mal sebagai tempat berkumpul dari berbagai kalangan," kata Fatmawati.

Menurut Fatmawati, kehadiran edukasi keuangan di ruang publik diharapkan memperluas jangkauan masyarakat untuk mengenal dan memahami berbagai produk serta layanan jasa keuangan.

93,01 Persen Warga Sulsel Sudah Pakai Produk Keuangan

Ketua Panitia Fin Expo 2026 yang juga Regional CEO BRI Regional Office 15 Makassar, Riza Pahlevi, menyebut kegiatan ini sebagai momentum mendekatkan industri jasa keuangan dengan masyarakat. "Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin mengenal industri jasa keuangan, memahami produk yang tersedia, serta semakin bijak dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan," ujarnya.

Berdasarkan hasil survei 2026, sekitar 93,01 persen masyarakat telah menggunakan produk dan atau layanan jasa keuangan. Angka itu meningkat dibandingkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 sebesar 92,7 persen.

Tingginya tingkat penggunaan layanan keuangan, menurut Riza, perlu diimbangi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai produk yang digunakan. Karena itu, Fin Expo 2026 tidak hanya memperkenalkan produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi, edukasi, dan interaksi antara masyarakat dengan industri jasa keuangan.

Apa Langkah Selanjutnya

OJK Sulselbar menempatkan edukasi sebagai pintu masuk agar warga memahami risiko sebelum memakai produk keuangan. Perluasan akses ke pasar dan keuangan syariah, serta pembiayaan sektor produktif bagi petani dan nelayan, menjadi bagian dari rangkaian program lanjutan.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top