Pemkab Wajo Gelar Sengkang Silk Fashion Karnaval, Bupati Andi Rosman Sebut Upaya Bangkitkan Kejayaan Sutera

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 08:18:01 WIB
Bupati Wajo Andi Rosman menghadiri Sengkang Silk Fashion Karnaval di Jl Masjid Raya, Sengkang.

SENGKANG — Bupati Wajo Andi Rosman menilai Sengkang Silk Fashion Karnaval bukan sekadar hiburan bagi warga. Kegiatan yang dipusatkan di Jl Masjid Raya, depan Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, itu menjadi ruang promosi bagi kain sutera Wajo.

Karnaval berlangsung sebagai rangkaian Festival Danau Tempe (FDT) 2026. Bupati hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo Hj Fatmawati Amin. Turut mendampingi Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin, Wakil Ketua Tim PKK Andi Hidayati Burhanuddin, dan Sekretaris Daerah Ir Armayani.

Peserta dari Seluruh OPD Tampilkan Kreasi Busana Sutera

Peserta karnaval terdiri dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Wajo. Mereka menampilkan beragam kreasi busana berbahan kain sutera khas Wajo.

Pelaksanaan karnaval di kawasan Lapangan Merdeka memperkenalkan wajah budaya dan ekonomi kreatif Wajo. Perpaduan tradisi, fesyen, dan karya lokal jadi format yang dipilih panitia.

Bupati: Sutera Wajo Harus Dikenal hingga Tingkat Internasional

Andi Rosman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, karnaval ini bagian dari upaya memperkenalkan dan mengangkat kembali kejayaan sutera Wajo.

"Kami sangat menaruh apresiasi pelaksanaan Sengkang Silk Fashion Karnaval ini. Ini merupakan bagian dari upaya kita memperkenalkan dan mengangkat kembali kejayaan sutera Wajo," ujar Andi Rosman.

Ia menilai Wajo punya potensi besar dalam pengembangan kain sutera. Potensi itu mencakup proses produksi hingga menjadi produk fesyen bernilai ekonomi tinggi.

"Kita ingin sutera Wajo tidak hanya dikenal di Wajo, tetapi bisa semakin dikenal di tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu, kreativitas dan inovasi harus terus kita dorong," tambahnya.

Dorong UMKM, Desainer, dan Generasi Muda Terlibat

Bupati mengajak seluruh pihak menjaga warisan budaya dan potensi unggulan Wajo. Ajakan itu ditujukan kepada pelaku UMKM, desainer, pengrajin sutera, dan generasi muda.

Kegiatan seperti ini dinilai dapat terus dikembangkan dan dikemas lebih menarik. Tujuannya menarik perhatian masyarakat luas sekaligus mendukung promosi daerah.

Karnaval ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi kain sutera Wajo kepada masyarakat. Sekaligus mendorong pengembangan industri kreatif daerah.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: lintascelebes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top