Gubernur Sulsel Sebut 70 Persen Produk Lokal Isi Gerai Kopdes Sorowako, UMKM Dapat Akses Pasar Baru

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48:32 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau gerai KDKMP Desa Sorowako bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan 70 persen produk lokal telah mengisi gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. Capaian itu dinilai membuka akses pemasaran lebih luas bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa. Gubernur menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono meninjau langsung gerai koperasi tersebut.

SOROWAKO — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyebut gerai KDKMP Desa Sorowako telah menampung produk lokal dalam jumlah signifikan. Peninjauan bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono memperlihatkan gerai koperasi itu telah melayani transaksi warga.

Sejumlah barang bersubsidi mulai masuk ke gerai, bersanding dengan produk UMKM lokal. Gubernur menilai kondisi itu sebagai peluang memperluas jangkauan pemasaran bagi pelaku usaha kecil di desa.

"Alhamdulillah, kita melihat sudah ada transaksi, barang-barang bersubsidi mulai masuk, dan produk lokal juga telah mengisi gerai koperasi ini," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Minggu.

Apa Saja yang Tersedia di Gerai KDKMP Sorowako?

Dari peninjauan tersebut, gerai koperasi menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Barang yang tersedia mencakup LPG 3 kilogram, pupuk, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, hingga produk UMKM lokal.

Ketersediaan barang bersubsidi di gerai koperasi dinilai memudahkan warga mengakses program pemerintah. Gubernur berharap penyaluran melalui koperasi membuat masyarakat terlibat langsung dan merasakan manfaatnya.

Perpres Nomor 82 Tahun 2026 Jadi Dasar Penguatan Tata Kelola

Andi Sudirman menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Koperasi atas upaya mendorong KDKMP agar berjalan bertahap. Ia menyebut terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026 menjadi fondasi penguatan tata kelola koperasi desa.

"Kami berharap, setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026, tata kelola Koperasi Desa semakin kuat. Barang-barang bersubsidi yang merupakan program pemerintah dapat disalurkan melalui koperasi sehingga masyarakat bisa terlibat dan memperoleh manfaatnya," sambungnya.

Menkop Nilai KDKMP Sorowako Sesuai Spesifikasi

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai KDKMP Sorowako termasuk gerai yang telah berjalan sesuai spesifikasi. Menurutnya, kondisi itu menjadi modal awal mengembangkan usaha koperasi secara berkelanjutan.

Ferry berharap setiap KDKMP dilengkapi alat dan mesin pendukung kegiatan pascapanen komoditas unggulan masyarakat. Komoditas yang dimaksud antara lain lada, vanili, dan produk pertanian lainnya.

"Sekali lagi kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini adalah proses yang sangat penting sehingga nanti bisa memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan manfaat untuk masyarakat," pungkasnya.

Dorongan agar Produk Lokal Terus Masuk Gerai Koperasi

Masuknya produk lokal ke gerai KDKMP Sorowako menjadi sinyal awal bagi pelaku UMKM di Luwu Timur. Dengan 70 persen produk lokal mengisi gerai, koperasi desa berpeluang menjadi kanal pemasaran tetap bagi usaha kecil.

Pemerintah provinsi menempatkan koperasi desa sebagai simpul perputaran ekonomi tingkat desa. Penyaluran barang bersubsidi lewat koperasi diharapkan berjalan bertahap sambil memperkuat kelembagaan pengelola di tiap desa dan kelurahan.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top