Pencarian

Duta Petani Milenial Kementan Bagikan Strategi Modern ke Puluhan Petani Bone Lewat Program Mannennengung

Rabu, 05 Agustus 2026 • 00:12:01 WIB
Duta Petani Milenial Kementan Bagikan Strategi Modern ke Puluhan Petani Bone Lewat Program Mannennengung
Abdul Rahman membagikan strategi penguatan kelembagaan pertanian modern kepada pengurus P4S Lamellong dalam program Mannennengung di Desa Kajaolaliddong, Bone.

BONE — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKM KPI Unhas menggandeng praktisi pertanian sukses untuk mentransfer ilmu kepada pengurus P4S Lamellong. Kegiatan bertajuk Sikola P4S ini menjadi bagian dari program Mannennungeng: Smart Hydro Loop yang menyasar penguatan kapasitas kelembagaan petani di Desa Kajaolaliddong.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menegaskan bahwa kehadiran Abdul Rahman bukan sekadar seremoni. Pihaknya ingin pengurus P4S Lamellong melihat langsung contoh nyata pengelolaan lembaga pelatihan pertanian yang berhasil menjadi pusat magang bersertifikat nasional.

Mengapa Penguatan Kelembagaan Jadi Kunci?

Abdul Rahman, yang juga mengelola P4S Merapi di Kabupaten Jeneponto, membuka materi dengan satu pesan tegas: P4S bukan sekadar tempat pelatihan. Ia menyebut lembaga ini sebagai motor penggerak perubahan pola tanam petani dari cara konvensional menuju pertanian modern yang ramah lingkungan.

“P4S bukan sekadar lembaga pelatihan, tetapi motor penggerak transformasi petani dari pola konvensional menuju pertanian modern yang berkelanjutan. Konsep Petani Mandiri Indonesia adalah visi besar yang harus diwujudkan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, dan akses terhadap teknologi serta pasar,” ujarnya di hadapan peserta.

Penguatan kelembagaan dinilai krusial agar program pemberdayaan petani tidak berhenti saat pendampingan selesai. Dengan struktur organisasi yang solid, P4S Lamellong diharapkan mampu menjalankan fungsi edukasi secara mandiri dan berkelanjutan.

Jejak Ekspor dan Lahan 35 Hektare Narasumber

Di luar materinya, latar belakang Abdul Rahman menjadi daya tarik tersendiri. Pria yang akrab disapa AR ini tercatat sebagai pengelola lahan hortikultura seluas 35 hektare di Kecamatan Rumbia, Jeneponto. Melalui program Genta Organik, ia mengembangkan pertanian organik yang produknya berhasil menembus pasar Jepang.

P4S Merapi yang ia kelola kini menjadi lokasi studi lapangan bagi mahasiswa pertanian dan pusat magang bersertifikat nasional. Capaian inilah yang ingin ditularkan kepada pengurus P4S Lamellong agar lembaga serupa bisa tumbuh di Kabupaten Bone.

Harapan dari Program Mannennengung

Fadel menambahkan, program Mannennengung dirancang tidak hanya berhenti pada aspek teknologi pertanian. Ia berharap penguatan kelembagaan yang dilakukan kini menjadi fondasi bagi P4S Lamellong untuk berkembang lebih jauh.

“Pak AR adalah contoh nyata bahwa petani Indonesia bisa go internasional. Kami ingin P4S Lamellong terinspirasi untuk mencapai hal serupa, sehingga program Mannennengung tidak hanya berhenti pada teknologi, tetapi juga membangun kelembagaan yang kuat,” kata Fadel.

Pelatihan ini dihadiri pengurus P4S Lamellong, ketua kelompok tani, serta perangkat desa setempat. Kegiatan berlangsung di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone, dan menjadi rangkaian dari program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan yang dijalankan UKM KPI Universitas Hasanuddin sepanjang 2026.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks