Pencarian

305 Siswa Sekolah Rakyat Sinjai Mulai Huni Gedung Baru, 230 Anak Diterima dari Kuota 270

Minggu, 16 Agustus 2026 • 14:55:01 WIB
305 Siswa Sekolah Rakyat Sinjai Mulai Huni Gedung Baru, 230 Anak Diterima dari Kuota 270
siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Sinjai mulai menempati gedung baru fungsional pada Sabtu (15/8).

SINJAI — Sebanyak 305 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, resmi menempati gedung baru fungsional pada Sabtu (15/8). Ribuan siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA itu kini telah beraktivitas di asrama dan ruang belajar meski pembangunan gedung belum sepenuhnya rampung.

Kepala SRT Sinjai Rahmat Surianto mengatakan, jumlah tersebut merupakan gabungan dari 230 siswa baru hasil penjangkauan dan 75 siswa rintisan dari tahun ajaran sebelumnya. Penerimaan siswa baru sendiri menyasar 270 kuota yang telah disediakan.

"Murid kami sudah masuk asrama maupun sekolah, baik itu murid baru maupun murid rintisan sebanyak 305 anak untuk semua jenjang (SD, SMP, dan SMA)," kata Rahmat di Makassar, Minggu (16/8).

Penjangkauan Terus Berjalan untuk Penuhi Kuota

Rahmat mengungkapkan, dari 270 kuota yang dibuka, tim penjangkauan baru berhasil menjaring 230 anak. Proses penjaringan masih terus dilakukan untuk memenuhi sisa kuota yang kosong.

"Sementara yang berhasil dijangkau dan diplenokan sejumlah 230 siswa. Kami tetap berharap agar kuotanya dapat terpenuhi melalui tim penjangkauan," ujarnya.

MPLS Lanjutan dan Matrikulasi Jadi Agenda Awal

Para siswa baru tidak langsung menerima materi pelajaran. Mereka lebih dulu mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) lanjutan melalui program keasramaan yang melibatkan guru, tenaga pendidik, serta mitra tamu dari TNI.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/8) hingga akhir Agustus. Setelah itu, seluruh siswa akan menjalani matrikulasi selama September sebagai persiapan sebelum pembelajaran di kelas dimulai.

SRT Sinjai telah menyiapkan 26 guru tamu untuk mendampingi siswa baru, dengan rincian 17 guru di antaranya mengajar jenjang SMA.

Gedung Belum Rampung, Keamanan Jadi Prioritas

Sebelumnya, ratusan siswa baru sempat disambut pada 13 Juni 2026. Namun, karena pembangunan gedung belum selesai, mereka dipulangkan lebih dulu demi menghindari risiko keamanan dan kenyamanan.

Kendati kini gedung belum rampung 100 persen, Rahmat menilai kondisinya sudah cukup layak untuk difungsikan bagi kegiatan belajar mengajar dan hunian asrama. Pembangunan fasilitas akan terus berlanjut seiring berjalannya aktivitas sekolah.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks