SULAWESI SELATAN — Makassar -- Bank Sulselbar menutup gelaran PORSEBANK+ BMPD Sulawesi Selatan 2026 dengan status juara umum. Perhelatan yang berlangsung pada 2 hingga 16 Agustus 2026 itu menjadi ajang pembuktian konsistensi tim olahraga dan seni bank pelat merah tersebut di tingkat regional.
Empat medali emas dipersembahkan dari cabang tenis, singing, e-sport, dan fotografi. Adapun dua medali perak diraih melalui bulu tangkis dan Instagram Reels Competition, sementara satu medali perunggu datang dari cabang tari kreasi.
58 Atlet Dikerahkan ke 12 Cabang Perlombaan
Bank Sulselbar tercatat mengirimkan 58 anggota untuk berlaga di seluruh cabang yang dipertandingkan. Jumlah ini menjadi salah satu kontingen terbesar dalam ajang yang diikuti oleh seluruh anggota BMPD Sulawesi Selatan tersebut.
Keterlibatan puluhan peserta ini dinilai menjadi faktor kunci di balik dominasi Bank Sulselbar di klasemen akhir. Selain kuantitas, kualitas persiapan para atlet juga terlihat dari raihan medali yang tersebar di berbagai kategori, tidak hanya terpusat pada satu cabang unggulan.
Bukan Sekadar Medali, Ini Kata Manajemen
Divisi Corporate Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menegaskan bahwa capaian ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar jumlah trofi. Menurutnya, PORSEBANK menjadi medium strategis untuk mempererat hubungan antarpelaku industri perbankan di Sulawesi Selatan.
"Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi Bank Sulselbar. Namun, lebih dari sekadar perolehan medali, PORSEBANK menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, membangun sportivitas, serta menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan sinergi dapat melahirkan prestasi," ujar Hartani dalam keterangan resmi yang diterima di Makassar.
Hartani menambahkan, hasil ini merupakan akumulasi kontribusi seluruh peserta yang tampil dengan dedikasi tinggi. Pihaknya berharap semangat kompetitif yang terbangun selama turnamen dapat terbawa ke dalam kinerja profesional sehari-hari.
Sinergi Antarinsan Perbankan Jadi Agenda Utama
PORSEBANK+ BMPD Sulawesi Selatan 2026 sendiri dirancang bukan hanya sebagai arena adu kemampuan. Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi tahunan yang mempertemukan insan perbankan dari berbagai institusi di provinsi tersebut.
Dari sisi korporasi, prestasi ini menjadi nilai tambah bagi Bank Sulselbar dalam membangun citra sebagai institusi yang tidak hanya kuat secara fundamental bisnis, tetapi juga memiliki sumber daya manusia yang unggul di bidang non-akademik. Keberhasilan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan di wilayah kerja perseroan.