MAKASSAR — Touring eksploratif MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 resmi menuntaskan rangkaian kegiatannya di Sulawesi Selatan. Para peserta mengendarai sepeda motor matik Yamaha, seperti XMAX, NMAX, Aerox, dan Lexi, menyusuri jalur Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Enrekang, hingga berakhir di Makale, Toraja.
Manager Public Relations, YRA and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan konsep MTBN tahun ini tidak hanya berfokus pada pengalaman berkendara. Kegiatan justru dirancang untuk mengangkat ekosistem hobi berkendara secara lebih luas, mulai dari budaya lokal, kuliner, destinasi wisata, hingga interaksi dengan komunitas setempat.
Mengapa Toraja Dipilih Sebagai Titik Akhir?
Pemilihan Toraja sebagai lokasi penutup bukan tanpa alasan. Rifki menyebut kawasan dataran tinggi ini memiliki daya tarik tersendiri sebagai salah satu destinasi wisata berkelas internasional di Sulawesi Selatan.
“Saya pikir Toraja itu kan juga merupakan salah satu destinasi wisata internasional yang ada di Sulawesi Selatan, maka dari itu kali ini kita mau mengangkat ke arah itu,” katanya.
Berbeda dengan penyelenggaraan MTBN di Sulsel pada tahun-tahun sebelumnya, rute kali ini sengaja diarahkan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya dan potensi lokal yang ada di Toraja. Hal ini menjadi upaya Yamaha menghadirkan pengalaman baru bagi para peserta.
Fokus Konten: Budaya Lokal dan Kuliner Khas
Selama berada di Toraja, para peserta tidak sekadar menikmati pemandangan. Mereka diarahkan untuk fokus membuat konten yang mengangkat keunikan budaya dan kehidupan masyarakat setempat.
“Ya pasti kita akan fokus ke content creation, mengangkat segala sesuatu hal unik dan juga kebudayaan setempat,” tutur Rifki.
“Kali ini kita tidak hanya mengedepankan experience tentang riding saja, kita juga mencoba mengangkat kebudayaan-kebudayaan di area yang kita sambangi, kemudian juga lokal kuliner kita coba angkat, destinasi wisatanya, dan juga bertemu dengan komunitas lokal, seperti itu,” sambungnya.
Bertepatan dengan Peringatan Kemerdekaan RI
Etape terakhir MTBN 2026 ini berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Rifki berharap momen tersebut dapat memperkuat pengalaman peserta sekaligus menghasilkan konten yang lebih menarik dari perjalanan di Toraja.
“Dan juga ini momen yang sangat baik selain closing dari MTBN-nya sendiri, bertepatan dengan hari Kemerdekaan Indonesia. Maka dari itu kita harapkan konten yang ada di sana dan engagement yang bisa dilakukan bisa lebih wah seperti itu,” tutupnya.
Perjalanan diawali dari Cabang PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) Maros, selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Dari Maros, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Toraja dengan jarak tempuh sekitar 275 kilometer.