Pencarian

Teguran karena Menerobos Antrean BBM di SPBU Wajo, Dua Pria Nyaris Terlibat Duel Parang

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:01:31 WIB
Teguran karena Menerobos Antrean BBM di SPBU Wajo, Dua Pria Nyaris Terlibat Duel Parang
Dua pria di Wajo diamankan polisi setelah nyaris terlibat duel parang akibat teguran menerobos antrean BBM di SPBU.

WAJO — Insiden bermula saat Arif mengendarai sepeda motor dari arah Pattirosompe menuju Tampangeng dan masuk ke SPBU untuk mengisi BBM. Di lokasi, Arif disebut menerobos antrean hingga menabrak pengendara lain. Andi yang berada di lokasi kemudian menegurnya dan meminta agar bersabar mengikuti antrean karena masih banyak kendaraan yang menunggu giliran.

Pelaku Sempat Pulang ke Rumah untuk Mengambil Parang

Diduga tidak terima ditegur, Arif meninggalkan SPBU dan pulang ke rumah untuk mengambil sebilah parang. Ia kemudian kembali ke lokasi sambil membawa senjata tajam tersebut dan mencari Andi.

Melihat Arif datang dengan membawa parang, Andi pun mengambil sebilah parang yang berada di area kebun SPBU. Keduanya sempat terlibat cekcok mulut dan berhadapan satu lawan satu dengan senjata tajam di tangan masing-masing.

Dilerai Pegawai SPBU dan Warga, Polisi Amankan Kedua Pria

Beruntung, aksi yang hampir berujung duel tersebut berhasil dilerai oleh pegawai SPBU bersama sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian. Tidak ada korban yang mengalami luka fisik dalam peristiwa itu.

Kanit URC Resmob Polres Wajo, Ipda Anwar Ali, membenarkan pengamanan kedua pihak tersebut. Pihaknya bertindak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

"Tim URC Resmob Polres Wajo mengamankan kedua belah pihak yang terlibat pertikaian satu lawan satu menggunakan parang. Keduanya diamankan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan," kata Anwar.

Polisi Periksa Saksi dan Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Untuk mencegah aksi lanjutan, petugas langsung mengamankan kedua pria tersebut ke Posko Resmob Polres Wajo. Keduanya diketahui merupakan warga Kecamatan Tempe.

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kasus ini kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bonepos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks