Pencarian

Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 • 16:38:31 WIB
Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penumpang terlihat menunggu di area terminal Bandara Soekarno-Hatta setelah operasionalnya ditutup sementara akibat abu vulkanik Anak Krakatau.

SULAWESI SELATAN — Penutupan operasional ini terjadi pada Senin, 07 September 2026. Para calon penumpang yang biasanya memadati area check-in dan ruang tunggu, kini terlihat duduk santai atau memilih menunggu di sudut-sudut terminal. Suasana kontras dengan hari-hari biasa di mana terminal selalu dipadati ribuan orang.

Keputusan ini merupakan langkah standar keselamatan penerbangan. Pasalnya, abu vulkanik dapat mengganggu visibilitas pilot dan merusak mesin pesawat jika terhisap dalam jumlah banyak. Keselamatan penumpang dan awak kabin menjadi prioritas utama dalam situasi seperti ini.

Apa Dampaknya bagi Calon Penumpang?

Bagi Anda yang memiliki jadwal terbang hari ini, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghubungi maskapai penerbangan masing-masing. Maskapai umumnya akan memberikan opsi penjadwalan ulang atau pengembalian tiket secara penuh untuk kondisi di luar kendali ini.

Para penumpang yang sudah berada di bandara disarankan untuk tetap tenang dan memantau informasi resmi dari layar informasi penerbangan. Pihak bandara dan maskapai biasanya akan memberikan pengumuman terbaru secara berkala mengenai status penerbangan.

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Pesawat?

Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda ini memang dikenal aktif dan sering memuntahkan material vulkanik. Partikel abu yang halus seperti pasir ini bisa menyapu bersih kaca depan kokpit dan bahkan menyumbat aliran udara di dalam mesin jet.

Material abu vulkanik juga bisa terhirup ke dalam kabin, menimbulkan bau belerang yang menyengat. Untuk itu, penutupan bandara bukanlah keputusan yang diambil tanpa perhitungan matang. Ini adalah protokol keselamatan yang sudah ditetapkan secara internasional oleh otoritas penerbangan dunia.

Kapan Bandara Akan Kembali Beroperasi?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan operasional bandara akan kembali normal. Seluruh keputusan bergantung pada perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan arah sebaran angin yang membawa abu vulkanik.

Biasanya, evaluasi akan dilakukan secara berkala setiap beberapa jam. Jika arah angin berubah menjauhi jalur penerbangan dan konsentrasi abu di udara sudah menurun, maka bandara akan segera dibuka kembali.

Untuk informasi paling akurat dan terbaru, pantau terus akun media sosial resmi bandara atau hubungi pusat panggilan maskapai Anda. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya di media sosial. Situasi seperti ini menuntut kesabaran ekstra dari semua pihak yang terdampak.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks