SULAWESI SELATAN — Amri Syahnawi/Nita Fiolina Marwah melaju ke perempat final bulu tangkis Asian Games 2026 setelah menaklukkan ganda tuan rumah Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi, lewat rubber gim 2-1 (9-21, 21-18, 21-15). Kemenangan di Ichinomiya City Municipal ini membuka peluang medali bagi Indonesia dan menyiapkan duel melawan unggulan Korea Selatan.
Laga berlangsung ketat sejak awal. Amri/Nita sempat tertinggal jauh di gim pertama sebelum bangkit dan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya, memastikan tempat di babak delapan besar.
Yuta/Maya Tancap Gas, Amri/Nita Kesulitan di Gim Pertama
Pasangan tuan rumah langsung mengambil inisiatif. Enam poin beruntun membuat Yuta/Maya unggul 6-1 dan mengontrol jalannya pertandingan.
Amri/Nita tampak kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain solid. Yuta/Maya menutup gim pertama dengan skor 21-9, memberi tekanan besar bagi pasangan Indonesia.
Mentalitas Baja di Gim Kedua Jadi Titik Balik
Memasuki gim kedua, Amri/Nita keluar dari tekanan. Mereka meladeni permainan cepat Yuta/Maya dengan tenang, membuat kejar-kejaran poin terjadi hingga kedudukan 16-16.
Sejumlah kelengahan lawan dimanfaatkan dengan baik. Lewat permainan kukuh, Amri/Nita memetik kemenangan gim kedua 21-18 dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.
Unggul Jauh di Gim Penentu, Tiket Perempat Final Diamankan
Di gim ketiga, Amri/Nita langsung tancap gas. Mereka unggul jauh tujuh poin, 10-3, dan bermain lebih tenang untuk memperbesar kedudukan menjadi 18-10.
Terus menekan tanpa memberi ruang, Amri/Nita menutup gim penentu dengan skor 21-15. Kemenangan ini memastikan langkah mereka ke babak perempat final.
Tantangan Berat Menanti: Jo Song Hyun/Jeong Na Eun
Di perempat final, Amri/Nita akan bersua ganda Korea Selatan, Jo Song Hyun/Jeong Na Eun. Pasangan Korea itu melaju setelah mengalahkan wakil Vietnam dua gim langsung di babak 16 besar.
Duel ini menjadi ujian berikutnya bagi Amri/Nita yang tengah membangun momentum. Kemenangan atas Yuta/Maya menunjukkan kemampuan mereka bangkit dari tekanan, modal penting menghadapi lawan yang lebih tangguh.