Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerahkan bantuan alat navigasi Global Positioning System kepada 143 nelayan di Pulau Lumu-lumu, Kepulauan Sangkarrang. Bantuan menyasar 14 kelompok nelayan dan diharapkan menekan risiko kecelakaan saat melaut sekaligus memangkas konsumsi bahan bakar. Pemkot Makassar juga menjadwalkan penambahan 14 titik lampu penerangan di pulau itu pada November mendatang.
MAKASSAR — Penyerahan bantuan berlangsung saat Munafri kembali mendatangi warga Kepulauan Sangkarrang. Alat navigasi itu diserahkan langsung kepada perwakilan kelompok nelayan penerima manfaat.
Munafri menyebut GPS berfungsi memantau posisi nelayan selama melaut. Perangkat yang sama juga membantu menentukan titik penangkapan ikan yang potensial.
GPS Dinilai Mampu Tekan Konsumsi Bahan Bakar
Menurut Munafri, kemampuan menentukan posisi dan titik tangkapan membuat nelayan tidak perlu berulang kali mencari lokasi ikan. Perjalanan melaut pun menjadi lebih singkat.
"Kalau perjalanan lebih singkat, berarti penggunaan bahan bakar jauh lebih irit. Kalau penggunaan bahan bakarnya irit, tentu harga jual ikan bisa lebih baik dan hasil yang didapat bisa lebih maksimal," ujarnya.
Aspek keselamatan menjadi alasan utama bantuan ini. Munafri menegaskan nelayan harus mampu memastikan keselamatan selama mencari ikan di laut.
"Yang paling pertama, dengan adanya GPS ini, nelayan mampu memastikan keselamatan dalam kegiatan melaut atau mencari ikan," katanya.
Bantuan Menyasar 14 Kelompok Nelayan Tradisional
Penerima manfaat merupakan nelayan tradisional yang tergabung dalam 14 kelompok di Pulau Lumu-lumu. Bantuan diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus produktivitas hasil tangkapan.
Pemkot Makassar menempatkan perhatian pada masyarakat pesisir sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar. Munafri meminta seluruh kelompok penerima menjaga dan memanfaatkan perangkat itu secara optimal.
Dukungan kepada warga kepulauan akan diberikan bertahap, menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
Lampu Penerangan Pulau Ditambah November
Selain alat navigasi, Pemkot Makassar merencanakan penambahan 14 titik lampu penerangan di Pulau Lumu-lumu. Pemasangan dijadwalkan pada November mendatang.
"Khusus untuk Pulau Lumu-lumu, Pemkot Makassar merencanakan penambahan 14 titik lampu penerangan yang dijadwalkan dipasang pada November mendatang," ucap Munafri.
Di sektor perikanan, pemerintah kota mendorong penguatan kapasitas nelayan binaan melalui pelatihan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Langkah itu disebut menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendorong aktivitas perikanan yang produktif.