Pencarian

Kabut Asap Selimuti Gowa, BBMKG Wilayah IV Deteksi PM2,5 Tidak Sehat hingga 13 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 • 15:46:01 WIB
Kabut Asap Selimuti Gowa, BBMKG Wilayah IV Deteksi PM2,5 Tidak Sehat hingga 13 Oktober 2026
Kabut asap menyelimuti kawasan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, selama beberapa hari terakhir.

GOWA — Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melaporkan kabut asap menyelimuti wilayah itu selama beberapa hari terakhir. Sejumlah video yang memperlihatkan kondisi berkabut dibagikan di media sosial dan memicu perbincangan warganet.

Keluhan datang dari akun Ojang Krik yang menyebut kabut mulai terlihat sejak Selasa. "Dari hari Selasa ji penampakannya, paling parah kemarin," tulisnya.

Akun Kumala Sari Idha menyatakan kondisi itu sudah berlangsung hampir sepekan. "Hampir satu pekanmi begini, jaga kesehatanki semuanya," ujarnya.

PM2,5 Masuk Kategori Tidak Sehat

Di tengah kabut yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu, BBMKG Wilayah IV merilis informasi konsentrasi PM2,5 yang masuk kategori tidak sehat. Partikel berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil itu bisa masuk ke saluran pernapasan.

Paparan PM2,5 berpotensi menimbulkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Risiko lebih serius mengintai anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lantaran dapat memperburuk penyakit pernapasan.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Amhar Ulfiana, meminta masyarakat memberi perhatian khusus pada pagi hingga siang hari. "Untuk tiga hari ke depan diprediksi hingga tanggal 13 Oktober kualitas udara diprediksi sedang hingga tidak sehat di wilayah Sulsel," kata Amhar kepada wartawan, Sabtu (10/10/2026).

Musim kemarau yang masih berlangsung di Sulawesi Selatan turut menjadi faktor yang perlu diantisipasi dalam mencegah penurunan kualitas udara.

Jarak Pandang di Bandara Sultan Hasanuddin Turun ke 5 Kilometer

Dampak kabut juga terasa di Kabupaten Maros. Senior Forecaster BMKG Sultan Hasanuddin, Dofiali Dwi, menyebut jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencapai 5 kilometer dengan kondisi cuaca berkabut atau haze.

"Untuk visibility 5 km dengan kondisi cuaca haze," kata Dofiali, Minggu (11/10/2026).

Angin umumnya bertiup dari barat dengan kecepatan hingga 15 kilometer per jam, menurut data BMKG setempat.

Bupati Maros Bagikan Masker ke ASN

Bupati Maros Chaidir Syam membagikan masker kepada perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) saat apel rutin. Masker itu ditujukan untuk digunakan aparatur sipil negara (ASN) selama kondisi udara memburuk.

Chaidir juga meminta masyarakat mewaspadai kabut yang diduga berkaitan dengan karhutla. Warga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak memiliki keperluan mendesak.

Imbauan serupa berlaku bagi warga Gowa dan wilayah lain di Sulawesi Selatan. Masyarakat dianjurkan memakai masker saat beraktivitas di luar dan mengurangi kegiatan yang tidak mendesak sampai kualitas udara membaik.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulawesipos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks