Palapa Sablon Makassar Buka Promo Kaos Panitia Qurban Custom Mulai Rp55 Ribu, Desain Gratis Jelang Iduladha

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 13:31:56 WIB
Palapa Sablon Makassar menawarkan promo kaos panitia qurban custom dengan desain gratis mulai Rp55 ribu.

MAKASSAR — Promo ini diumumkan melalui media sosial resmi Palapa Sablon beberapa waktu lalu. Konsumen mendapat layanan desain custom secara gratis dan pilihan warna kaos yang lengkap. Harga spesial ini berlaku untuk pemesanan satuan maupun partai besar.

Palapa Sablon menjamin bahan yang digunakan berkualitas premium. Hasil sablon lebih rapi dan tahan lama. Layanan ini ditujukan untuk masjid, komunitas, dan lembaga sosial yang membutuhkan seragam panitia selama penyelenggaraan ibadah kurban.

Desain Bebas, Bisa Disesuaikan dengan Identitas Masjid

Salah satu keunggulan promo ini adalah kebebasan menentukan desain. Konsumen dapat memesan kaos dengan logo atau tulisan sesuai identitas masjid maupun komunitas penyelenggara qurban.

"Kami siap membantu kebutuhan kaos panitia qurban dengan desain bebas, hasil sablon rapi dan tahan lama," kata Andi, pengelola Palapa Sablon, dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Harga Lebih Hemat untuk Pemesanan dalam Jumlah Besar

Promo ini menjadi solusi bagi panitia yang ingin tampil kompak dengan biaya lebih terjangkau. Palapa Sablon melayani pemesanan dalam jumlah besar, baik untuk satu masjid maupun gabungan beberapa komunitas.

Konsumen dapat memilih model dan warna kaos sesuai kebutuhan. Proses pemesanan dilakukan melalui layanan WhatsApp di nomor 085 256 661 644.

Bagaimana Cara Memesan?

Masyarakat yang berminat dapat langsung menghubungi nomor WhatsApp yang disediakan. Palapa Sablon berlokasi di Makassar dan siap melayani pemesanan dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.

Promo ini berlaku selama persediaan masih ada menjelang Iduladha. Bagi panitia yang belum memiliki desain, pihak Palapa Sablon akan membantu membuatkannya secara gratis.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: makassar.terkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top