BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat untuk Sidrap, Wajo, Luwu dan Tana Toraja, Warga Diminta Waspada Longsor hingga Sabtu 16 Mei 2026

Penulis: Fauzan Arifin  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06:59 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat untuk Sidrap, Wajo, Luwu, dan Tana Toraja pada Sabtu, 16 Mei 2026.

MAKASSAR — Peringatan dini cuaca ekstrem dikeluarkan BMKG menyusul potensi peningkatan curah hujan yang signifikan di kawasan tengah hingga utara Sulawesi Selatan. Kondisi ini diperkirakan berlangsung sejak siang hingga malam hari pada Sabtu (16/5/2026).

Wilayah yang menjadi perhatian utama meliputi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Wajo, Luwu, dan Tana Toraja. Di Sidrap, hujan diprediksi turun cukup deras dalam durasi panjang. Sementara itu, Wajo yang beberapa hari terakhir kerap diguyur hujan sore hingga malam, juga berpotensi mengalami kondisi serupa.

Kawasan Luwu Raya diperkirakan menghadapi cuaca yang lebih dinamis. Selain hujan lebat, warga diminta mewaspadai angin kencang yang berpotensi terjadi bersamaan dengan petir.

Potensi Longsor dan Pohon Tumbang di Wilayah Pegunungan

Di wilayah pegunungan seperti Tana Toraja dan Enrekang, hujan sedang hingga lebat diprediksi berlangsung pada malam hari. BMKG mengingatkan kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko longsor dan pohon tumbang, terutama di jalur-jalur yang rawan.

Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Sulsel umumnya masih didominasi awan tebal. Namun, hujan ringan sudah berpeluang turun lebih awal di sejumlah daerah pesisir dan timur seperti Bone, Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, hingga Kepulauan Selayar.

Suhu dan Kelembapan: Angin Bertiup dari Utara ke Timur

BMKG mencatat suhu udara di Sulawesi Selatan berada pada kisaran 19 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara mencapai 80 hingga 100 persen, menciptakan kondisi yang mendukung pembentukan awan hujan.

Angin diprediksi bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir luapan, genangan air, hingga gangguan perjalanan akibat jarak pandang yang berkurang saat hujan deras.

Imbauan untuk Pengendara dan Warga yang Bepergian Sore Hari

Warga yang hendak bepergian pada sore dan malam hari, khususnya di Sidrap, Wajo, Luwu, dan Tana Toraja, diimbau untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala. Informasi terbaru dapat diakses melalui situs resmi BMKG atau kanal informasi cuaca resmi BMKG Sulsel.

Peringatan dini ini berlaku untuk Sabtu, 16 Mei 2026. Masyarakat diharapkan tidak lengah dan selalu siap siaga menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: katasulsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top