Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Paparkan Konsep KIA sebagai Inkubator Talenta Muda di MIWF 2026

Penulis: Jauhari Lubis  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:13:45 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan konsep KIA sebagai inkubator talenta muda di MIWF 2026.

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan visi pengembangan Makassar Creative Hub (MCH) atau yang akrab disebut KIA sebagai jangkar ekosistem industri kreatif kota. Gagasan ini disampaikan dalam panel diskusi bertajuk “MCH Talenta Kota: Keberlanjutan Industri Kreatif Makassar untuk Dunia” yang digelar di Benteng Fort Rotterdam, Jumat (15/5/2026), sebagai rangkaian MIWF 2026.

Menurut Munafri, KIA bukanlah sekadar bangunan dengan ruang-ruang kelas bersekat. “Ini adalah ruang besar yang bisa digunakan oleh siapa saja, khususnya anak-anak muda yang ingin berkembang dan berkontribusi untuk kota,” ujar politisi Golkar yang akrab disapa Appi itu.

Bukan Ruang Birokrasi yang Kaku

Munafri menekankan bahwa KIA harus menjadi inkubator ide dan karya, bukan ruang birokrasi yang kaku. Pendekatannya harus responsif terhadap kebutuhan dan keinginan generasi muda, bukan justru membebani mereka dengan proses administrasi yang rumit.

“Dari sini, rekomendasi kegiatan bisa lahir dan disampaikan kepada pemerintah untuk mendapatkan dukungan,” jelasnya. Dukungan tersebut mencakup fasilitas akses pembiayaan, rekomendasi ke institusi tertentu, hingga membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis.

Dorong Sistem Pelaporan Rutin untuk Evaluasi

Agar program berjalan efektif, Munafri mendorong KIA memiliki sistem pelaporan rutin, seperti laporan bulanan. Data ini menjadi dasar evaluasi bersama antara komunitas kreatif dan pemerintah.

“Kalau ada program yang mengalami kendala, kita duduk bersama mencari solusi. Pemerintah Kota hadir sebagai mediator untuk mempertemukan kebutuhan teman-teman kreatif dengan sumber daya yang ada,” tambahnya. Meski demikian, ia mengakui bahwa dukungan pemerintah tetap harus mengikuti mekanisme perencanaan dan aturan birokrasi yang berlaku.

Tiga Creative Hub Baru Tahun Ini

Sebagai bentuk komitmen, tahun ini akan hadir tiga Creative Hub di Kota Makassar untuk memperluas akses bagi pelaku industri kreatif. “Ini untuk memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir dan memberi ruang bagi pertumbuhan kreativitas anak muda di berbagai wilayah kota,” ujar Munafri.

Ia meyakini bahwa pemaksaan industri kreatif akan berdampak positif terhadap pembangunan sosial, termasuk menekan persoalan seperti kriminalitas dan kekerasan di kalangan generasi muda. “Kreativitas inilah yang akan menjadi cerminan masa depan Kota Makassar,” tegasnya.

Ajakan untuk Manfaatkan Fasilitas KIA

Di akhir pemaparannya, Munafri mengajak generasi muda memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah melalui KIA sebagai sarana mewujudkan mimpi dan mengembangkan potensi diri. “Kami menyiapkan Makassar Creative Hub sebagai ruang untuk membangun mimpi. Silakan manfaatkan fasilitas yang ada, dan sampaikan kebutuhan anak muda,” ungkapnya. “Pemerintah Kota akan berupaya memberikan dukungan terbaik bagi perkembangan dunia kreatif di Kota Makassar,” pungkasnya.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: abatanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top