MAKASSAR — Politisi senior Partai Golkar asal Sulawesi Selatan, Hamka B Kady, mengunjungi korban kebakaran di Lingkungan Pala-Palasa, Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Anggota Komisi V DPR RI itu menyerahkan paket sembako, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak.
Kunjungan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-163 yang jatuh pada awal Mei lalu. Selain bantuan darurat, Hamka yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI berkomitmen mengupayakan bantuan jangka panjang bagi para korban.
Hamka menyatakan akan memperjuangkan bantuan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah dari pemerintah. "Kami berharap warga yang terdampak musibah tetap diberi kekuatan dan bisa segera bangkit kembali," ujarnya.
Empat unit rumah warga ludes dilalap api pada Minggu (19/4/2026) siang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun total kerugian ditaksir mencapai Rp850 juta.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Andi Patoppoi Kr Nyau, menjelaskan api pertama kali muncul dari rumah milik Murni (45), seorang petani. Saat kejadian, Murni sedang berada di sawah, sementara di rumah hanya ada ibunya bersama cucu.
"Api muncul saat salah seorang penghuni rumah sedang memasak di kolong rumah. Api kemudian menyambar bensin yang berada di dekat lokasi dan cepat membesar," jelas Andi.
Kobaran api dengan cepat merembet ke tiga rumah lainnya yang masing-masing milik Tola Hj Nojeng, Nodding Bin Ramalang, dan Rahim. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke permukiman padat penduduk di sekitarnya. Upaya petugas berhasil mengendalikan situasi sebelum api menjalar ke bangunan lain.
Hamka B Kady berharap musibah ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi rumah warga agar para korban bisa segera kembali menempati hunian yang layak.