SINJAI — Angka progres pengerjaan jalan batas Gowa–Tondong Sinjai masih jauh dari harapan. Gubernur Sulawesi Selatan melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek untuk mengecek realisasi fisik di lapangan.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kunjungan kerja tersebut, capaian pembangunan jalan baru mencapai 12,74 persen. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi mengingat proyek ini merupakan salah satu prioritas konektivitas antarwilayah di Sulsel.
Pemerintah Provinsi Sulsel belum merinci secara detail faktor utama yang menyebabkan rendahnya realisasi fisik proyek tersebut. Namun, peninjauan langsung oleh gubernur mengindikasikan adanya evaluasi terhadap metode pengerjaan dan kondisi lapangan.
Ruas jalan batas Gowa–Tondong Sinjai selama ini menjadi akses vital bagi warga dua kabupaten. Jalur ini menghubungkan pusat ekonomi di Gowa dengan wilayah pertanian dan perkebunan di Sinjai bagian utara.
Gubernur Sulsel menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pihaknya meminta kontraktor pelaksana untuk mempercepat pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas.
Proyek ini diharapkan rampung tepat waktu agar masyarakat di perbatasan Gowa dan Sinjai bisa segera menikmati akses jalan yang lebih layak. Selama ini, kondisi jalan di titik tersebut kerap dikeluhkan warga, terutama saat musim hujan.
Pembangunan jalan ini akan memangkas waktu tempuh dan biaya logistik bagi warga dua kabupaten. Petani di Sinjai, misalnya, selama ini harus menempuh jalur alternatif yang lebih panjang untuk menjual hasil bumi ke pasar di Gowa.
Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan bagi warga di pedesaan Tondong juga akan lebih terbuka setelah jalan mulus. Pemerintah setempat mencatat ada beberapa desa di Kecamatan Tondong yang aksesnya sangat terbatas saat musim penghujan.
Pemprov Sulsel akan menggelar rapat evaluasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan kontraktor pelaksana dalam waktu dekat. Fokus utama adalah memastikan progres fisik bisa dikejar pada triwulan berikutnya.
Masyarakat diharapkan bersabar dan mendukung proses pembangunan yang tengah berjalan. Pemerintah berjanji akan memberikan informasi perkembangan proyek secara berkala.