SULAWESI SELATAN — Pembaruan yang dilakukan Honda terhadap City di Thailand ini bukan sekadar ubahan kosmetik. Keputusan untuk menjadikan hybrid sebagai pilihan utama, dan bensin sebagai pengecualian, menandai strategi baru pabrikan asal Jepang itu di segmen sedan dan hatchback kompak. Pemesanan akan dibuka mulai 1 Juli mendatang, dengan pengiriman pertama dijadwalkan pada akhir Agustus.
Secara visual, City facelift mendapat ubahan cukup signifikan di bagian wajah. Grille sarang lebah yang lebih ramping dipadukan dengan LED yang lebih tajam, memberikan tampilan yang lebih modern dibanding model sebelumnya. RS trim masih menjadi varian tertinggi dengan lencana merah khas dan bumper depan yang berbeda.
Di bagian belakang, lampu LED kini menggunakan lensa bening dengan latar belakang abu-abu gelap. Varian RS juga mendapat diffuser palsu yang lebih besar, meski knalpot tunggalnya masih tetap tersembunyi di bawah bumper. Dua warna baru, Belzing Red dan Urban Grey dengan lapisan pearl, kini tersedia untuk RS.
Perubahan terbesar di kabin adalah kehadiran layar infotainment 10 inci yang menjadi head unit utama. Varian entry-level tetap mendapat unit lebih kecil, namun dengan integrasi yang lebih rapi ke dashboard. Fitur baru lainnya meliputi lampu ambient, kamera 360 derajat, pengisi daya nirkabel, dan kaca spion tengah yang otomatis meredup.
Perubahan paling radikal terjadi di dapur pacu. Honda memangkas hampir seluruh opsi mesin bensin. Satu-satunya varian non-electrified yang tersisa adalah S grade, yang masih mengandalkan mesin turbo 1.0 liter tiga silinder VTEC yang dipadukan dengan transmisi CVT.
Tiga varian lainnya—V, SV, dan RS—kini secara eksklusif menggunakan sistem self-charging hybrid e:HEV. Sistem ini menggabungkan mesin 1.5 liter naturally aspirated dengan motor listrik. Spesifikasi detail belum dirilis, namun sebagai gambaran, generasi sebelumnya menghasilkan tenaga kombinasi 125 hp (93 kW / 126 PS), sedikit di atas varian VTEC yang menghasilkan 120 hp (90 kW / 122 PS).
Harga resmi untuk City facelift Thailand akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang. Namun, diperkirakan banderolnya tidak akan jauh berbeda dari model sebelumnya yang berkisar antara ?599.000 hingga ?829.000 (sekitar Rp 276 juta hingga Rp 382 juta dengan kurs Rp 16.000).