SULAWESI SELATAN — Meski tren kendaraan keluarga seperti SUV dan MPV terus naik, sedan Jepang bekas masih menjadi primadona di segmen second. Alasannya klasik: handling lebih stabil, irit bahan bakar, dan harga yang kini jauh lebih murah ketimbang mobil keluarga setahun. Moladin merangkum sepuluh pilihan paling menarik yang masih layak dibeli.
Untuk anggaran paling rendah, Suzuki Baleno Sedan bisa ditemukan mulai Rp40 jutaan. Mobil ini terkenal irit dan biaya kepemilikan rendah karena banyak komponen berbagi dengan model Suzuki lain. Satu langkah di atasnya, Toyota Vios generasi pertama dengan mesin 1.500 cc VVT-i dibanderol Rp45–60 juta. Jaringan bengkel dan suku cadang Toyota yang luas membuat perawatan Vios sangat mudah.
Honda Civic generasi Ferio atau ES masih jadi buruan utama. Harga bekasnya mulai Rp45 jutaan dengan desain yang tak lekang waktu dan handling khas Honda yang menyenangkan. Untuk ukuran lebih kompak, Honda City dengan mesin 1.500 cc i-DSI atau VTEC juga tersedia di kisaran Rp45–80 juta. Keduanya menawarkan konsumsi BBM yang efisien untuk penggunaan harian.
Nissan Sentra kerap jadi underdog, padahal kenyamanan kabin dan bantingan suspensinya empuk. Harga bekasnya mulai Rp48–80 juta. Sementara Mitsubishi Lancer Cedia menawarkan perpaduan desain sporty dan handling unggul berkat mesin 1.600 cc atau 1.800 cc yang tangguh. Unit Lancer Cedia bisa didapat mulai Rp50 jutaan.
Toyota Corolla AE112 masih jadi primadona berkat reputasi mesin 1.800 cc yang bandel dan biaya perawatan masuk akal. Suspensinya nyaman untuk perjalanan keluarga. Harga di pasar bekas berkisar Rp50–75 juta, menjadikannya opsi solid bagi yang mencari sedan andal dengan budget menengah.
Jika budget lebih longgar, Toyota Camry generasi awal mulai Rp60 jutaan menawarkan kabin luas dan kenyamanan setara mobil baru. Nissan Teana, dengan interior mewah dan suspensi sangat empuk, dijual mulai Rp70 jutaan — cocok untuk yang prioritas kenyamanan ketimbang performa agresif. Puncaknya, Mazda 6 dengan desain elegan dan fitur lengkap dibanderol mulai Rp80 jutaan tergantung tahun produksi.
Banyak yang menganggap sedan kurang praktis, tapi beberapa kelebihan justru sulit ditandingi: posisi berkendara lebih nyaman, stabil di kecepatan tinggi, handling lebih baik saat bermanuver, kabin lebih senyap, dan konsumsi BBM relatif efisien. Untuk penggunaan harian di perkotaan, sedan Jepang bekas tetap menjadi pilihan rasional dengan nilai terbaik.