50 Anak SD/MI se-Enrekang Ikuti Lomba Bertutur, Bunda Literasi Ratnawati Yusuf Ritangnga Apresiasi Keberanian Peserta

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 19:38:31 WIB
siswa SD/MI se-Enrekang mengikuti lomba bertutur di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang.

ENREKANG — Suara anak-anak memenuhi ruang kegiatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang, Senin hingga Selasa (22-23/6/2026). Bukan sekadar membaca teks, mereka datang membawa cerita rakyat, cerita daerah, dan kisah inspiratif bernilai pendidikan.

Bukan Sekadar Cari Juara, Ada Misi Literasi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang Andi Ridwan, SE., M.AP mengatakan kegiatan ini bagian dari pengembangan budaya literasi di kalangan pelajar. “Melalui pengenalan cerita rakyat, cerita daerah dan cerita inspiratif yang mengandung nilai pendidikan, moral serta karakter bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan bertutur menjadi bekal penting karena tidak hanya berkaitan dengan membaca, tetapi juga cara menyampaikan ide dan pesan secara baik.

Bunda Literasi: Keberanian Tampil Itu Prestasi

Bunda Literasi Kabupaten Enrekang Hj. Ratnawati Yusuf Ritangnga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan lomba ini bukan sekadar ajang mencari juara.

“Lomba bertutur ini bukan sekadar acara untuk mencari juara. Tetapi lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan melatih keberanian tampil di depan umum,” katanya.

Hj. Ratnawati mengaku bangga melihat keberanian para peserta. Menurutnya, berdiri di depan banyak orang sudah menjadi pencapaian tersendiri. “Kalian semua adalah anak-anak hebat yang telah menunjukkan keberanian untuk tampil dan berbagi cerita di hadapan banyak orang,” ujarnya memberi semangat.

Pesan untuk Guru dan Orang Tua

Kepada para guru dan orang tua, Hj. Ratnawati menyampaikan penghargaan atas dukungan dan pendampingan. Sebab di balik anak yang berani tampil, ada proses panjang membaca, berlatih, dan mendapat dukungan dari lingkungan sekitar.

Ia juga berpesan agar budaya membaca tidak berhenti pada kegiatan lomba. “Semoga kegiatan ini berkembang menjadi kebiasaan memahami, menghayati, dan menyampaikan informasi secara baik dan benar,” ungkapnya.

Fakta Singkat Lomba Bertutur Enrekang 2026

  • 50 peserta dari tingkat SD/MI sederajat se-Kabupaten Enrekang
  • Kegiatan berlangsung selama dua hari, 22-23 Juni 2026
  • Diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang
  • Dibuka langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Enrekang Hj. Ratnawati Yusuf Ritangnga

Di Enrekang, panggung lomba bertutur tahun ini menjadi ruang kecil untuk menjaga budaya besar: membaca, berpikir, dan mewariskan cerita kepada generasi berikutnya.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: katasulsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top