SULAWESI SELATAN — Seri kesepuluh Moto3 2026 bergulir di Sirkuit Assen, Belanda, yang dijuluki 'The Cathedral of Speed'. Bagi Veda Ega Pratama, trek ini menjadi ajang pembuktian setelah dua seri sebelumnya diwarnai hukuman akibat masalah sesi kualifikasi.
Di Hungaria dan Ceko, rider 17 tahun itu terkena penalti karena dianggap melambat saat kualifikasi. Akibatnya, ia harus menjalani long lap penalty di Balaton Park dan turun 12 posisi start di Brno.
Manajer tim Hiroshi Aoyama disebut sudah memberikan perhatian khusus pada kelemahan Veda di sesi kualifikasi. Performa di Assen nanti akan menjadi indikator sejauh mana pembalap muda Indonesia itu mampu memperbaiki kesalahan sebelumnya.
Saat ini Veda menempati peringkat keenam klasemen dengan 82 poin. Ia tertinggal 104 poin dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles.
Rangkaian balapan dimulai Kamis (25/6) hingga Minggu (28/6). Aksi di lintasan baru dimulai Jumat (26/6) dengan sesi free practice 1 dan practice.
Sabtu (27/6) menjadi hari krusial. Veda akan menjalani free practice 2 sebelum dua sesi kualifikasi yang menentukan posisi start.
Finis kelima di Brno menunjukkan potensi Veda dalam kecepatan balapan. Masalahnya, dua kali penalti beruntun membuatnya harus kerja ekstra keras dari posisi belakang.
Assen bisa menjadi titik balik jika Veda mampu tampil bersih di kualifikasi. Posisi start depan akan membantunya bersaing langsung dengan kelompok terdepan sejak lap pertama.