MAKASSAR — Muhammad Ridwan Yusuf resmi memimpin PW GP Ansor Sulsel periode 2026-2030 setelah dilantik oleh Ketua Umum PP GP Ansor H. Addin Jauharuddin. Pelantikan berlangsung di Auditorium UIM dan mengusung tema besar “Ansor Digdaya Menuju Kedaulatan Pangan”.
Dalam pidato arahannya, Addin Jauharuddin mengingatkan bahwa tantangan terbesar pengurus baru bukanlah menjaga eksistensi di media sosial. “Kader Ansor harus memiliki kompetensi dan kreativitas. Sahabat-sahabat harus mampu mengelola potensi SDM yang dimiliki untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan ratusan kader.
Ia menambahkan, tugas berat organisasi adalah meramu agenda-agenda baru yang lahir dari kebutuhan nyata di tingkat ranting. Menurutnya, dari sanalah kekuatan organisasi akan tumbuh secara organik.
Menanggapi instruksi tersebut, Muhammad Ridwan Yusuf menegaskan komitmennya untuk langsung bergerak. Ia menyebut peningkatan kualitas kader melalui pendidikan kepemimpinan akan berjalan beriringan dengan program pemberdayaan ekonomi riil.
Prioritas utama kepengurusannya adalah penguatan ketahanan pangan nasional di wilayah Sulawesi Selatan. Ridwan mengatakan pihaknya akan membuka ruang kolaborasi secara inklusif dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga kelompok tani lokal.
Langkah ini diharapkan mampu mengubah potensi jutaan pemuda NU di Sulsel menjadi motor penggerak ekonomi agraria yang mandiri dan inovatif. Program ini juga dirancang untuk menjadi solusi dalam menjawab tantangan krisis pangan global dari tingkat desa.
Pelantikan ini menandai pergeseran fokus GP Ansor Sulsel dari penguatan ideologi semata ke aksi nyata di sektor pangan dan ekonomi kerakyatan.