Cegah HIV/AIDS di Kalangan Pelajar, Diskominfo Makassar Siapkan Dua Ruang Edukasi Bareng PKBI Sulsel

Penulis: Fauzan Arifin  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 22:05:19 WIB
Sekretaris Diskominfo Makassar, Dr. Daniati, menerima audiensi PKBI Sulsel untuk persiapan edukasi HIV/AIDS.

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Diskominfo bergerak taktis menyasar kelompok usia produktif dalam upaya menekan angka penularan HIV/AIDS. Sekretaris Dinas Kominfo Makassar, Dr. Daniati, menerima langsung audiensi dari PKBI Sulsel di Ruang Kerja Diskominfo, Gedung Makassar Government Center (MGC), Jumat (26/6/2026).

Dua Jalur Edukasi: Sekolah dan Ruang Publik

Diskominfo Makassar menyiapkan dua ruang kolaborasi yang sudah berjalan. Pertama, program Kominfo Goes to School yang memanfaatkan panggung sosialisasi berkala milik Diskominfo untuk masuk ke sekolah-sekolah dan kampus. Kedua, pembukaan stan bersama pada momentum Car Free Day (CFD) sebagai ruang edukasi terbuka untuk meliterasi masyarakat luas secara langsung.

“Isu HIV/AIDS perlu disampaikan dengan pendekatan komunikasi yang tepat agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar serta terhindar dari stigma negatif dan disinformasi,” tegas Dr. Daniati dalam pertemuan tersebut.

Materi Edukasi Dikemas untuk Milenial dan Gen Z

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Makassar, Abdullah, turut mendampingi jalannya audiensi. Pihak PKBI diminta menyiapkan materi edukasi yang relevan dengan kalangan muda, seperti infografis dan video pendek.

Penanggung Jawab Program HIV/AIDS Kota Makassar dari PKBI Sulsel, Yanti, menyambut baik dukungan kanal publikasi milik pemerintah daerah. Menurutnya, fasilitas ini sangat krusial untuk memperluas jangkauan edukasi tanpa stigmatisasi.

“Kami siap berkolaborasi dalam penyusunan infografis, video edukasi, maupun materi komunikasi publik lainnya agar lebih relevan dan mudah diterima oleh kalangan milenial dan Gen Z di Kota Daeng,” ujar Yanti.

Mengapa Pendekatan Komunikasi Publik Jadi Kunci?

Dr. Daniati menekankan bahwa penanganan isu sensitif seperti HIV/AIDS membutuhkan strategi komunikasi yang sangat presisi. Tanpa pendekatan yang tepat, pesan edukasi justru bisa melahirkan pengucilan sosial bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Melalui kolaborasi ini, Diskominfo Makassar dan PKBI Sulsel berkomitmen menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Program berkelanjutan ini diharapkan mampu menekan angka penularan sekaligus menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa di ibu kota Sulawesi Selatan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: mediata.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top