Ilham Arief Sirajuddin Klaim Dukungan 15 DPD II Golkar Maju Musda Sulsel Usai Kantongi Surat Diskresi

Penulis: Jauhari Lubis  •  Senin, 29 Juni 2026 | 14:53:31 WIB
Ilham Arief Sirajuddin menerima surat diskresi dari DPP Golkar untuk maju Musda Sulsel.

MAKASSAR — Langkah Ilham Arief Sirajuddin menuju kursi Ketua Golkar Sulsel semakin jelas. Setelah menerima surat diskresi dari DPP, IAS mengklaim telah mendapat dukungan dari lebih dari separuh pemilik suara di Musda.

"Alhamdulillah hari ini yang datang lebih dari separuh dan menyampaikan (dukungan) serta dan ada yang tidak sempat datang. Totalnya yang menyampaikan (dukungan) itu ada 15 pemilik suara, yang sudah menyampaikan sikap dan memberikan rekomendasi dukungan," ujar IAS kepada wartawan di lokasi usai pertemuan, Minggu (28/6).

12 Ketua DPD II Hadir Langsung, 3 Lainnya Diwakili

Dalam pertemuan tertutup di Jalan Batu Putih tersebut, IAS mengaku 12 ketua DPD II hadir secara langsung dan menyerahkan rekomendasi. Sementara tiga DPD lainnya diwakili oleh sekretaris atau ketua harian. Sejumlah nama yang hadir langsung antara lain Ketua Golkar Soppeng Andi Kaswadi Razak, Ketua Golkar Luwu Timur Aripin, dan Ketua Golkar Palopo Rahmat Masri Bandaso.

Hadir pula Ketua Golkar Sinjai Kartini Ottong, Ketua Golkar Tana Toraja Victor Datuan Batara, Ketua Golkar Toraja Utara Yohanis Bassang, Ketua Golkar Pangkep Andi Ilham Zainuddin, serta Ketua Golkar Bone Andi Fashar Padjlangi. Sementara itu, dukungan juga datang secara lisan dari Golkar Selayar dan surat dukungan virtual dari Golkar Luwu Utara.

Bukan Soal Adu Dukungan Antar Figur

IAS menegaskan bahwa gelombang dukungan ini merupakan konsekuensi dari kebijakan partai. Menurutnya, surat diskresi dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia bukan sekadar rekomendasi pribadi, melainkan keputusan partai yang harus dikawal kader.

"Dan saya kira, kita jangan kemudian mau mengadu antara dukungan antar figur. Tapi inilah realita dan fakta yang kemudian setelah keluarnya diskresi dari Ketum DPP Golkar kepada saya," kata IAS.

Ia juga mengajak pengurus DPD II untuk bijak menyikapi putusan tersebut. "Sehingga teman-teman yang sadar akan tanggung jawab akhirnya memberikan dukungan. Tidak mengatakan bahwa Pak Appi itu tidak bagus, cuman kebetulan teman-teman melihat bahwa saya mendapatkan restu dari DPP Golkar untuk maju mencalonkan Ketua Golkar Sulsel," pungkasnya.

Dukungan dari Ormas dan Sayap Partai

Dukungan untuk IAS tidak hanya datang dari DPD II. Sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) pendiri dan sayap partai Golkar di Sulsel juga menyatakan sikap serupa. Di antaranya, SOKSI yang diwakili Andi Patarai Amir, AMPI Sulsel, AMPG, KPPG, HWK, MKGR, hingga MDI.

Surat diskresi untuk IAS sendiri diserahkan langsung oleh DPP Golkar di Jakarta, Rabu (24/6) malam. Penyerahan itu disaksikan Waketum DPP Golkar Wihaji, Bendum Sari Yuliati, dan Sekjen Sarmuji. Plt Ketua Golkar Sulsel Muhidin Mohamad Said membenarkan penyerahan tersebut, namun belum merinci isi diskresi maupun jadwal Musda.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top