BARRU — Kecelakaan maut di jalan poros Makassar-Parepare, tepatnya di Tuwingge Ajakkang, Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, terjadi sekitar pukul 02.35 Wita. Kanit Laka Lantas Polres Barru, Aipda Muh Arfan, membenarkan peristiwa tersebut. "Iya, betul ada kecelakaan pikap tabrak truk yang parkir di bahu jalan," ujarnya kepada detikSulsel, Senin.
Berdasarkan keterangan polisi, mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikan MFH melaju dari arah Makassar menuju Parepare. Saat tiba di lokasi kejadian, korban diduga tidak melihat truk Hino bernomor polisi DD 8891 EI yang sedang terparkir di bahu jalan.
"Korban menabrak dari belakang mobil truk Hino yang sedang parkir di bahu jalan. Di mana pengemudi mobil truk Hino inisial AA sedang tidur di atas kendaraannya," ungkap Arfan. Benturan keras membuat bagian depan pikap ringsek parah.
Akibat benturan tersebut, MFH dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, penumpangnya, RAN, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
"Akibatnya pengemudi mobil Daihatsu Grand Max meninggal dunia dan penumpangnya mengalami luka," tutur Arfan. Kondisi mobil pikap yang dikemudikan korban mengalami kerusakan berat, sedangkan truk Hino hanya mengalami kerusakan ringan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya pengemudi di bawah umur. Kanit Laka Lantas Polres Barru mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka. "Mobil Grand Max rusak berat, sedangkan mobil truk Hino rusak ringan," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. Proses evakuasi kendaraan yang terlibat juga telah dilakukan untuk mengurai arus lalu lintas di jalur poros tersebut.