SULAWESI SELATAN — Liqui Moly Grand Prix Jerman di Sachsenring selalu punya cerita spesial bagi Marc Marquez. Juara dunia bertahan itu langsung tancap gas sejak sesi latihan pertama (FP1) dan memuncaki sesi Practice yang menentukan posisi kualifikasi. Hasil ini memperpanjang catatan manisnya di sirkuit sepanjang 3,7 km tersebut, di mana ia telah mengoleksi 12 kemenangan dari semua kelas.
Di belakang Marquez, Raul Fernandez dari Trackhouse Racing tampil impresif dan mengklaim posisi kedua. Pembalap Spanyol itu mengakui kecepatannya sangat kompetitif, terutama saat melahap satu lap cepat. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) juga tak mau kalah dengan menempatkan motornya di posisi ketiga, menambah daftar panjang pembalap Ducati yang patut diwaspadai.
Marquez sendiri secara spesifik menyebut tiga nama yang ia waspadai di akhir pekan ini: Di Giannantonio, adiknya Alex Marquez, dan Marco Bezzecchi. “Mereka punya potensi kuat untuk menghadirkan persaingan yang sangat ketat,” ujar rider #93 dalam sesi konferensi pers.
Satu nama yang patut diapresiasi adalah Jack Miller. Pembalap asal Australia ini sukses menembus lima besar dalam sesi Practice. Pencapaian ini sekaligus menobatkannya sebagai pembalap tercepat di kubu Yamaha yang kini menggunakan mesin V4. Thriller Miller, julukannya, seolah memberi sinyal kebangkitan Yamaha di sirkuit yang cukup menantang ini.
Kabar positif datang dari Pedro Acosta. Hanya 10 hari setelah menjalani operasi carpal tunnel syndrome, pembalap KTM itu mampu menembus 10 besar. Namun, ia mengaku masih lebih nyaman dalam mode balapan ketimbang mode time attack. “Target saya adalah membuat kemajuan lebih lanjut sepanjang akhir pekan,” katanya.
Situasi berbeda dialami Pecco Bagnaia. Juara dunia dua musim lalu itu harus gigit jari setelah gagal masuk ke dalam 10 besar. Ia pun harus memulai kualifikasi dari Q1, sebuah posisi yang tentu tidak ideal bagi seorang pembalap pabrikan Ducati.
Sesi Practice ini menjadi penentu utama bagi para pembalap untuk mengamankan tiket langsung ke Q2. Mereka yang bertengger di 10 besar berhak melenggang mulus tanpa harus melalui babak penyisihan. Sementara nama-nama besar seperti Bagnaia, Jorge Martin (yang juga menjadi pemuncak klasemen sementara), dan beberapa rider lainnya harus berjuang ekstra keras di Q1 demi merebut dua tiket tersisa ke Q2.
Dengan dominasi Marquez yang kembali terlihat dan sejumlah kejutan dari barisan tengah, kualifikasi MotoGP Jerman dipastikan akan berlangsung sengit. Semua mata kini tertuju pada sesi Q2, di mana pertarungan pole position akan dimulai.