PT Vale Promosikan Anyaman Teduhu dan Sampa Konao dari Luwu Timur di Pameran Nasional Makassar, Dorong Regenerasi Pengrajin

Penulis: Fauzan Arifin  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 21:18:31 WIB
Anyaman teduhu dan Sampa Konao dari Luwu Timur dipamerkan PT Vale di Trans Studio Mall Makassar.

MAKASSAR — PT Vale Indonesia Tbk memanfaatkan panggung nasional untuk memperkenalkan kekayaan budaya Luwu Timur. Dalam pameran yang berlangsung pada 9-11 Juli 2026 di Trans Studio Mall Makassar, perusahaan menampilkan anyaman teduhu dari Desa Nuha dan Sampa Konao dari Desa Matano sebagai produk unggulan UMKM binaan.

Kepala External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan keikutsertaan ini adalah wujud komitmen memperkuat daya saing UMKM binaan. “Tujuan kami mendukung kegiatan ini ialah agar masyarakat binaan semakin mandiri secara ekonomi, usahanya berkelanjutan, dan produk-produk lokal mereka semakin dikenal,” ujarnya di sela-sela pameran.

Regenerasi Pengrajin Jadi Perhatian Utama

Anyaman teduhu dipilih bukan tanpa alasan. Menurut Endra, produk ini memiliki nilai budaya yang kuat namun menghadapi tantangan serius: regenerasi pengrajin. “Dulu, pengrajin anyaman teduhu ini cukup banyak, namun sekarang mulai berkurang karena generasi muda kurang tertarik,” jelasnya.

PT Vale pun menggelar pelatihan khusus bagi anak-anak muda di Luwu Timur agar keterampilan ini tidak terputus. Upaya itu mulai menunjukkan hasil. Sejumlah produk UMKM binaan telah menembus pameran tingkat provinsi hingga nasional, termasuk di Jakarta.

Pendampingan Tak Sekadar Pameran

Endra menjelaskan bahwa pendampingan kepada UMKM dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya penyediaan sarana pendukung usaha, perusahaan juga menggelar pelatihan rutin yang mencakup manajemen usaha, pemasaran, proses produksi, pengembangan kualitas produk, hingga strategi branding dengan menghadirkan narasumber nasional.

Saat ini, sekitar lima hingga 10 UMKM binaan telah berhasil memperluas jangkauan pemasarannya hingga tingkat provinsi, dengan sektor makanan dan minuman masih menjadi kontributor terbesar.

Produk Lokal Jadi Suvenir Resmi Perusahaan

Sebagai strategi penguatan pasar, PT Vale juga memanfaatkan produk UMKM binaan sebagai suvenir resmi bagi tamu dan mitra. “Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Luwu Timur,” ungkap Endra.

Kehadiran produk-produk ini merupakan bagian dari implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan.

Dukungan di Luar Pameran

Tak hanya berpartisipasi dalam pameran, PT Vale juga mendukung rangkaian kegiatan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat Anti Mager yang digelar pada Sabtu (11/7/2026), dengan titik start di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Endra menambahkan bahwa partisipasi ini mencerminkan dukungan perusahaan terhadap kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan pembangunan ekonomi yang inklusif. “Melalui program ini, PT Vale tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, namun juga memastikan potensi budaya lokal memiliki ruang untuk berkembang,” pungkasnya.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: ritmee.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top