23 Anak dari Keluarga Kurang Mampu di Luwu Lolos Sekolah Rakyat, Terbanyak Kedua se-Sulsel

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 16:17:31 WIB
Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu melepas 23 anak dari keluarga kurang mampu yang lolos Program Sekolah Rakyat di Makassar, di Kantor Bupati Luwu, Senin (13/7/2026).

LUWU — Sebanyak 23 anak dari keluarga kurang mampu asal Kabupaten Luwu resmi diberangkatkan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat di Makassar, Senin (13/7/2026). Mereka dilepas langsung oleh Wakil Bupati Luwu, Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, di Kantor Bupati Luwu.

Para siswa tersebut dinyatakan lolos dari total 60 pendaftar yang mengikuti seleksi nasional. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hj. Hasliana Nurdin, merinci bahwa dari 23 peserta, 14 di antaranya laki-laki dan sembilan perempuan. Sebanyak 22 siswa akan duduk di bangku SMA, sementara satu siswa lainnya diterima di jenjang SMP.

Asal Kecamatan Peserta Didik

Calon siswa Sekolah Rakyat ini tersebar dari tujuh kecamatan di Kabupaten Luwu. Kecamatan Larompong menjadi penyumbang terbanyak dengan delapan orang, disusul Bajo lima orang, Larompong Selatan tiga orang, dan Walenrang Utara tiga orang. Sisanya berasal dari Kecamatan Bua dua orang, Belopa Utara satu orang, serta Kamanre satu orang.

Pesan Wabup: Jaga Nama Baik Luwu

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muhammad Dhevy Bijak Pawindu menyebut keberangkatan para siswa sebagai momentum bersejarah yang membuka akses masa depan lebih baik melalui pendidikan. Ia secara khusus meminta para siswa menjaga nama baik keluarga dan daerah.

"Di mana pun kalian berada, ingatlah bahwa kalian membawa nama baik Kabupaten Luwu. Tunjukkan karakter masyarakat Luwu yang menjunjung tinggi harga diri, saling menghormati, dan berintegritas," pesannya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Muhammad Dhevy juga mengapresiasi dukungan orang tua yang telah mengizinkan putra-putrinya mengikuti program ini. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan yang sama meraih pendidikan berkualitas.

Pelepasan Dihadiri Forkopimda dan Pendamping PKH

Prosesi pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Asisten I Ahyar Kasim, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Imran, serta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Luwu. Kehadiran para pendamping PKH menunjukkan sinergi antara program bantuan sosial dan akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera.

Mengakhiri sambutannya, Muhammad Dhevy Bijak Pawindu secara resmi melepas rombongan calon siswa menuju Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, saya secara resmi melepas Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Luwu. Selamat belajar, raihlah cita-cita setinggi-tingginya, dan kelak kembalilah untuk mengabdi serta membangun Kabupaten Luwu," tutupnya.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: tekape.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top