MAKASSAR — Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Kombes Pol Agung Prabowo, akhirnya bertemu langsung dengan Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, setelah hampir tujuh bulan menjabat. Pertemuan yang berlangsung di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus negosiasi dukungan untuk program pencegahan narkoba.
Dalam audiensi tersebut, Agung membeberkan dua program unggulan yang tengah digenjot BNNP Sulsel. Pertama, Ananda Bersinar, yang fokus pada edukasi antinarkoba sejak dini bagi anak-anak sekolah. Kedua, IKAN atau Integrasi Kurikulum Anti Narkoba, yang bertujuan menyisipkan materi bahaya narkotika ke dalam pelajaran di sekolah.
Agung menjelaskan, program Ananda Bersinar dirancang untuk menyasar anak-anak sekolah dasar hingga menengah. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang lebih ringan dan kontekstual, agar siswa paham risiko penyalahgunaan narkoba sejak usia dini.
Sementara itu, IKAN merupakan langkah lebih struktural. BNNP Sulsel ingin materi antinarkoba tidak hanya disampaikan dalam seminar atau sosialisasi temporer, tetapi menjadi bagian dari kurikulum resmi sekolah. "Kami meminta dukungan terhadap program P4GN. Kami sedang melaksanakan program unggulan, yaitu Ananda Bersinar dan IKAN," kata Agung dalam pernyataannya.
Menurut Agung, dukungan legislatif sangat diperlukan agar implementasi kedua program ini bisa berjalan optimal di seluruh Sulawesi Selatan. Tanpa payung kebijakan dan dukungan anggaran dari DPRD, program-program ini berisiko berjalan setengah hati di tingkat sekolah dan dinas pendidikan.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menyambut baik pemaparan tersebut. Pertemuan ini menjadi sinyal awal bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam pemberantasan narkoba mulai menguat. Apalagi, data pengguna narkoba di kalangan pelajar di Sulsel masih menjadi perhatian serius.
Agung mengakui bahwa kunjungan ini seharusnya dilakukan lebih awal. "Sudah hampir tujuh bulan saya baru punya kesempatan berkenalan dengan Ibu Ketua DPRD Sulsel," ujarnya. Keterlambatan ini tidak dijelaskan secara rinci, namun Agung memastikan komunikasi ke depan akan lebih intensif.
Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan sinergi dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Sulawesi Selatan. BNNP Sulsel menargetkan program Ananda Bersinar dan IKAN bisa menjangkau ribuan sekolah di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.