BULUKUMBA — PT PLN (Persero) UID Sulselrabar menggandeng Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bulukumba untuk menggelar Workshop UMKM Naik Kelas. Pelatihan dua hari itu diikuti 295 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga fesyen.
Para peserta mendapatkan materi tentang digitalisasi usaha, strategi pemasaran melalui platform online, teknik branding, hingga pengemasan produk yang menarik. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan pelaku UMKM yang kerap kesulitan mengembangkan usaha karena keterbatasan akses pasar dan pengetahuan teknologi.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk investasi sosial perusahaan. Menurutnya, pemberdayaan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan individu, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di daerah.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bulukumba, Muhammad Daud Kahal, yang mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program TJSL dalam mendukung pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bulukumba. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pembangunan ekonomi daerah memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas," ujar Muhammad Daud Kahal.
Salah satu peserta, Erna (25), pemilik UMKM Sabuk Batik Bulukumba, mengaku antusias mengikuti workshop tersebut. Ia menilai materi yang diberikan sangat aplikatif dan membuka wawasan baru dalam mengembangkan usaha.
"Saya sangat excited dan bersyukur bisa menjadi peserta workshop ini. Materi yang diberikan bukan hanya mengajarkan bagaimana mengembangkan usaha, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bertemu dengan banyak relasi dan menambah wawasan mengenai strategi pengembangan usaha ke depannya. Harapan saya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM Bulukumba, baik di tingkat lokal maupun nasional," kata Erna.
PLN berharap program ini dapat memperkuat ekosistem UMKM di Bulukumba. Selain meningkatkan kapasitas individu, kolaborasi antara PLN, Pemkab Bulukumba, dan TDA Bulukumba diharapkan mampu mendorong terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Program Workshop UMKM Naik Kelas ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Perusahaan tidak hanya fokus pada penyediaan energi listrik, tetapi juga menghadirkan program yang memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.