MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus menggenjot penanganan jalan dalam program Multi Years Project (MYP) yang menyasar ruas-ruas strategis antarwilayah. Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menyatakan sejumlah ruas yang sebelumnya rusak kini mulai menunjukkan perubahan signifikan.
Penanganan yang dilakukan mencakup peningkatan badan jalan, pembangunan drainase, hingga pengaspalan lapis dasar atau overlay. Proyek ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kelancaran distribusi barang dan jasa.
Memasuki awal Juli 2026, pekerjaan pada Paket 3 terus berjalan di beberapa titik. Di ruas Mario-Binamu-Batas Kabupaten Enrekang, pembangunan bahu jalan masih berlangsung untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan.
Sementara itu, di ruas Batas Enrekang-Anabanua-Dongi-Tanrutedong, pelaksanaan overlay pengaspalan dasar terus dikerjakan. "Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan," kata Rosyadi di Makassar, Kamis.
Pemprov Sulsel menargetkan seluruh pekerjaan dalam program MYP ini selesai sesuai jadwal. Dengan infrastruktur yang lebih baik, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar dan distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien.
Pemerintah daerah optimistis perbaikan jalan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan, terutama di daerah-daerah yang selama ini terhambat akses jalannya.