Fitur Emergency SOS via Satellite Apple Kini Hadir di Andorra dan Islandia

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 07:44:32 WIB
Apple perluas fitur Emergency SOS via Satellite ke Andorra dan Islandia.

SULAWESI SELATAN — Apple kembali memperluas cakupan fitur andalannya, Emergency SOS via Satellite, ke dua negara Eropa. Berdasarkan dokumen dukungan resmi yang diperbarui, layanan darurat berbasis satelit ini kini aktif di Andorra dan Islandia.

Negara dan Perangkat yang Didukung

Dengan perluasan ini, pengguna di Andorra dan Islandia dapat mengakses fitur tersebut melalui iPhone 14 dan model yang lebih baru, serta Apple Watch Ultra 3. Syaratnya, perangkat harus menjalankan iOS 26.4 dan watchOS 26.4 atau versi yang lebih baru.

Emergency SOS via Satellite memungkinkan pengguna mengirim pesan teks ke layanan darurat meskipun berada di lokasi tanpa jangkauan Wi-Fi atau jaringan seluler. Ini menjadi solusi krusial bagi pendaki, petualang, atau siapa pun yang bepergian ke area terpencil di kedua negara tersebut.

Cara Kerja Fitur Darurat Satelit

Saat pengguna berada di luar jangkauan sinyal seluler dan Wi-Fi, antarmuka iPhone akan memandu mereka untuk mengarahkan ponsel ke satelit. Proses ini memungkinkan pesan teks singkat terkirim ke pusat layanan darurat setempat.

Apple sebelumnya telah meluncurkan fitur ini di sejumlah negara lain, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan beberapa negara Eropa. Ekspansi ke Andorra dan Islandia menandai langkah terbaru perusahaan dalam memperluas infrastruktur keselamatan berbasis satelitnya.

Implikasi bagi Pengguna

Bagi pengguna iPhone dan Apple Watch di Indonesia, fitur ini belum tersedia secara resmi. Namun, ekspansi ke lebih banyak negara menunjukkan komitmen Apple untuk menjadikan komunikasi darurat satelit sebagai fitur standar di seluruh lini produk terbarunya.

Pengguna yang bepergian ke Andorra atau Islandia kini memiliki lapisan keamanan tambahan saat menjelajahi alam terbuka. Fitur ini bekerja tanpa biaya tambahan selama dua tahun setelah aktivasi perangkat, meskipun kebijakan harga untuk masa depan belum diumumkan secara resmi.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top